Musyawarah Kubro di Lirboyo Bahas Islah PBNU Besok
Judul: Musyawarah Kubro di Lirboyo Bahas Islah PBNU Besok Yogyakarta, Wasekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Najib Azca menyebut pertemuan besar atau musyawarah kubro aka
Yogyakarta, Wasekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Najib Azca menyebut pertemuan besar atau musyawarah kubro akan diselenggarakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Minggu (21/12) besok.Kata Najib, acara ini mengundang seluruh Mustasyar, pengurus Syuriah dan Tanfidziyah bahkan jajaran pengurus wilayah serta pengurus cabang NU. Pertemuan diprakarsai oleh ahlul bait atau keluarga besar Ponpes Lirboyo.Musyawarah kubro ini adalah tindak lanjut dari rangkaian pertemuan para Mustasyar PBNU dan Sesepuh NU yang sebelumnya digelar di Ponpes Al-Falah Ploso pada 30 November 2025 dan Pesantren Tebuireng Jombang pada 6 Desember 2025.
"Jadi panggilan dari Lirboyo ini, Lirboyo memanggil kayak dulu Gejayan Memanggil ini. Ini (membahas) islah, iya, pokoknya islah lah pokoknya menyelesaikan konflik," kata Najib di UGM, Sleman, DIY, Jumat (19/12).Pilihan RedaksiGus Yahya Penuhi Panggilan Kiai Sepuh NU Tebuireng, Bawa Berkas SetasUsai Temui Kiai Sepuh di Tebuireng, Gus Yahya Siap untuk IslahJejak Konflik PBNU: Gus Yahya Dicopot hingga Penetapan Zulfa Mustofa
Klaim Najib, pertemuan demi misi islah ini diselenggarakan setelah para masyayikh atau sesepuh serta Mustasyar melihat bahwa konflik di tubuh PBNU sudah tak lagi bisa dibiarkan.Pertemuan ini akan menjadi wadah mencari solusi serta kesepakatan-kesepakatan bersama, semisal penentuan pelaksanaan muktamar. Apakah dipercepat atau sesuai kalender."Jadi Lirboyo ini pokoknya memfasilitasi habis-habisan apa yang bisa dilakukan untuk mencari solusi karena ini nggak bisa dibiarkan kok sampai berlarut-larut begini bahkan menuju ke arah dualisme kan begitu sekarang ini," lanjutnya.Para pengasuh atau pengurus ponpes-ponpes besar di berbagai daerah, kata Najib, sudah tentu masuk ke dalam daftar undangan dan diharapkan turut mampu menghadirkan jalan keluar bagi kondisi PBNU sekarang."Saya kira ini pertemuan yang paling besar di bawah muktamar lah kira-kira gitu ya. Mungkin levelnya setara dengan konferensi besar, Konbes. Karena ini melibatkan semua struktur meskipun memang tidak undangan, tidak resmi atas undangan dari PBNU tapi ini oleh para masyayikh dan diundang oleh Lirboyo," ungkapnya."Semuanya diundang ya, jadi ini harapannya bisa ribuan orang bisa hadir kira-kira akan datang ke Lirboyo," sambungnya.Najib menuturkan, solusi atas konflik di organisasinya ini bisa saja nantinya menyangkut nasib konsesi tambang yang diberikan oleh pemerintah kepada PBNU.Intinya, Ketua Umum Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya dan jajaran Tanfidziyah bersikap terbuka, termasuk dengan opsi pengembalian izin pengelolaan tambang."Ya itu satu opsi lah, itu satu opsi yang pokoknya poinnya adalah kan solusi nih ya itu kan salah satu opsi. Jadi solusinya lalu apa, nah itu salah satu mungkin sub, sub dari kesepakatan kalau memang dianggap perlu kira-kira," ujarnya."Kira-kira sih begini, kira-kira begini, kira-kira yang penting adalah bahwa kita ingin mencari solusi dari situasi sekarang ini," ucapnya.
Najib tak menampik bahwa urusan konsesi tambang ini jadi salah satu pemicu konflik di PBNU sekarang. Dia pun menyebut tak ada masalah apabila organisasinya harus mengembalikan izin kelola tambang ke negara.Lagipula, klaimnya, PBNU tak pernah meminta konsesi tambang ini. Tapi, memang keadaan sekarang ini di luar ekspektasinya."Jika nanti itu dianggap sebagai hal yang terbaik yang harus dilakukan kita nggak ada problem sebenarnya, karena memang kita sebenarnya tidak pernah minta tambang. NU tuh nggak pernah minta tambang cuman kan waktu itu diberi oleh Presiden Jokowi di akhir masa periodenya kan kira-kira gitu diberikan pada kami," katanya."Ya oke lah kita akan kalau memang diberi kita akan coba optimalkan demi sebesar-besar kepentingan hajat umat kira-kira kan gitu. Ya sudah kita lakukan upaya-upaya sebaiknya, yang terbaik. Rupanya memang ada hal-hal yang rupanya tidak sesuai lah yang direncanakan, diharapkan lalu terjadilah yang sekarang ini," pungkas Najib. (kum/isn)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251219171735-20-1308754/sesepuh-hingga-pengurus-pbnu-pcnu-diundang-ke-lirboyo-bahas-islah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Polri Bangun 18 Gudang Pangan, Target Ada di Seluruh Wilayah Polda
13 Feb 2026
Kemenhan: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia
13 Feb 2026
Duta Bahasa Gugat UU ke MK, Minta Koreksi Penulisan Sumatra-Sumatera
13 Feb 2026
Prabowo soal Kasus Keracunan MBG: Itu 0,0006 Persen
13 Feb 2026
Kapolrestabes Medan Dalami Viral Pencuri Merokok Bersama Penyidik
13 Feb 2026
Pilot Senior Minta Pemerintah Perketat Pengamanan Bandara Perintis