Bobby: 10 Desa di Tapteng Masih Terisolir, tapi Bantuan Sudah Masuk
Bobby: 10 Desa di Tapteng Masih Terisolir, tapi Bantuan Sudah Masuk Medan, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution mengatakan sebanyak 10 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (T
Medan, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution mengatakan sebanyak 10 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga kini masih berada dalam kondisi terisolasi usai bencana banjir dan longsor.Bobby memastikan tim gabungan serta logistik sudah bisa masuk ke desa-desa tersebut.Update Bencana Sumatra 19 Desember: 1071 Tewas, 185 Hilang
"Yang terisolir itu desanya, ada 10 desa di Kabupaten Tapteng semua. Personel bisa masuk, logistik juga bisa masuk. Tapi karena tiang listrik belum bisa diperbaiki secara menyeluruh dan kendaraan belum bisa masuk, kegiatan ekonomi masyarakat belum berjalan normal," ujar Bobby di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (19/12).Bobby menambahkan meski status terisolasi, namun seluruh desa tersebut sudah dapat dijangkau oleh personel yang membawa bantuan logistik dengan berjalan kaki.
Akan tetapi, aktivitas masyarakat belum sepenuhnya kembali normal karena kerusakan infrastruktur dasar."Tapi kalau untuk personel bisa masuk ke wilayah terisolir tersebut. Kami memastikan warga sudah mendapatkan bantuan, ini kita sampaikan sudah semua," ujarnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat dampak bencana banjir dan longsor terjadi di 19 kabupaten/kota. Berdasarkan data terbaru per Jumat (19/12/2025) pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 369 orang.Kemudian korban luka-luka 926 jiwa, dan 71 orang masih dalam pencarian. Selain itu, jumlah masyarakat terdampak mencapai sekitar 1,7 juta jiwa. Hingga saat ini, sebanyak 4.477 kepala keluarga atau 19.608 jiwa masih mengungsi di berbagai lokasi pengungsian.Sebelumnya Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mengatakan masih ada 9 desa yang terisolir usai bencana banjir dan longsor di wilayahnya.Masinton menyebut sembilan desa yang aksesnya masih terputus itu berada di daerah perbukitan. Ia mengatakan wilayah yang terisolir tersebut hanya bisa diakses dengan berjalan kaki selama 4 hingga 5 jam dari desa terdekat."Masih 9 desa lagi yang terisolir yang lokasinya di daerah perbukitan, hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 4-5 jam dari lokasi terdekat," ujarnya lewat pesan singkat, Kamis (18/12). (fra/fnr/fra)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Melihat Tradisi Kumpul 'Salawate' Iduladha di Negeri Sepa Maluku
28 May 2026
Pria di Jakbar Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar, Modus Tukar Rupiah ke Dolar
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi