Walkot Medan: Bantuan dari UEA Akan Disalurkan Muhammadiyah
Judul: Walkot Medan: Bantuan dari UEA Akan Disalurkan Muhammadiyah Jakarta, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras dari Red Crescent Uni Emir
Jakarta, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras dari Red Crescent Uni Emirat Arab (UEA) tidak ditolak, melainkan dialihkan penyalurannya melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).Rico menjelaskan langkah tersebut diambil agar bantuan dapat disalurkan langsung oleh pihak pemberi kepada lembaga yang telah mereka tunjuk."Bantuan tersebut sudah disalurkan ke MDMC sebagai NGO yang ditunjuk oleh Red Crescent UEA," kata Rico, Jumat (20/12).
Pilihan RedaksiPenjelasan Bobby soal Bantuan 30 Ton Beras UEA Batal DikembalikanBadan Geologi: 127 Gunung Berapi di Indonesia Berstatus AktifJalan Sempat Terendam, Akses ke Tukka Tapteng Berangsur TerbukaRico menambahkan pengalihan penyaluran dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi pengelolaan bantuan, terutama yang berasal dari luar negeri.
"Kami tegaskan kembali, bantuan ini bukan ditolak, tetapi dialihkan ke MDMC. Ini bagian dari upaya memastikan tata kelola bantuan berjalan sesuai ketentuan," ujar Rico.Perwakilan MDMC, Irsan Armadi mengatakan bantuan beras dari Red Crescent UEA telah diserahkan secara resmi pada Rabu (17/12). MDMC memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait."Bantuan sudah kami terima dan akan segera disalurkan, mengingat masih banyak warga Medan yang membutuhkan," papar Irsan.Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bantuan berupa 30 ton beras untuk korban bencana yang diterima Pemkot Medan bukanlah bantuan resmi dari pemerintah Uni Emirat Arab, melainkan dari Red Crescent Uni Emirat Arab.Tito mengatakan awalnya pihak Pemkot Medan telah menerima bantuan beras tersebut. Namun demikian, mereka mengira bantuan tersebut datang langsung dari pemerintah Uni Emirat Arab sehingga pihak Pemkot belum bisa mengambil langkah untuk menggunakan bantuan tersebut."Dipikir oleh Pak Wali Kota [bantuan] adalah dari pemerintah, atau government to government yang belum ada mekanismenya," kata Tito saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12)Tito melanjutkan, beras tersebut sudah dialihkan ke Muhammadiyah Medical Center di Medan. Nantinya pihak dari Muhammadiyah yang akan mendistribusikan bantuan ke lokasi bencana."Beras ini sekarang sudah ada di tangan Muhammadiyah dan nanti Muhammadiyah yang akan membagikan kepada masyarakat," jelas Tito. (fnr/har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251220094819-20-1308911/walkot-medan-bantuan-dari-uea-akan-disalurkan-muhammadiyah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Prabowo: Efisiensi Anggaran Cegah Korupsi, Saya Alihkan ke MBG
13 Feb 2026
Dokter-Advokat Gugat UU ASN ke MK soal Polisi di Jabatan Sipil
13 Feb 2026
FOTO: Tembok SD di Jakbar Nyaris Ambruk, Ditopang Penyangga Sementara
13 Feb 2026
Prabowo Tinjau-Resmikan SPPG dan Gudang Ketahanan Polri
13 Feb 2026
Polri Bangun 18 Gudang Pangan, Target Ada di Seluruh Wilayah Polda
13 Feb 2026
Kemenhan: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia