Penampakan Uang Rp6,6 Triliun Nyaris Tutupi Pintu Gedung Kejagung
Judul: Penampakan Uang Rp6,6 Triliun Nyaris Tutupi Pintu Gedung Kejagung Jakarta, Tumpukan uang senilai Rp6,6 triliun terlihat nyaris menutupi pintu masuk gedung Jampidsus Kejagun
Jakarta, Tumpukan uang senilai Rp6,6 triliun terlihat nyaris menutupi pintu masuk gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, jelang Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang hasil penyelamatan keuangan negara ke Pemerintah, Rabu (24/12).Berdasarkan pantauan .com tumpukan uang dengan pecahan Rp100 ribu disusun setinggi lebih dari satu meter memenuhi lobi Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Tumpukan uang itu juga nyaris menutupi pintu masuk.Uang itu merupakan hasil penagihan denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH sebanyak Rp2,4 triliun. Sementara sebanyak Rp4,2 Triliun merupakan hasil penyelamatan Keuangan Negara dari hasil korupsi.
Uang itu rencananya akan diserahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kegiatan itu bakal disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto.Sejumlah pejabat yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala Badan Pengelola Investasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, hingga Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. (har/tfq/har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251224145349-12-1310347/penampakan-uang-rp66-triliun-nyaris-tutupi-pintu-gedung-kejagung
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Noel Ebenezer Ingatkan PDIP: Banteng Lagi Diburu 'Anjing Liar'
06 Apr 2026
Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM: Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
06 Apr 2026
Ledakan Pabrik Sidoarjo Diduga Terjadi Saat Pemotongan Tabung
06 Apr 2026
DPR Mulai Susun RUU Satu Data, Terdiri 130 Pasal dan 16 Bab
06 Apr 2026
Aksi Mahasiswa Makassar Bela Andrie Yunus: Tangkap Aktor Intelektual
06 Apr 2026
Sepakat Damai, Sahroni Cabut Laporan Kasus Edit Wajah Pakai AI