Kebut Huntara Korban Banjir Sumatra, Petugas Kerja 18 Jam per Hari
Kebut Huntara Korban Banjir Sumatra, Petugas Kerja 18 Jam per Hari Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan rumah hunian sementara (hun
Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi warga korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan menerapkan pola kerja hingga 18 jam per hari."Percepatan ini dilakukan agar warga segera menempati hunian layak selama proses pemulihan berlangsung," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers media center tanggap darurat bencana, Kamis (25/12) dikutip dari Antara.Aceh Perpanjang Tanggap Darurat Bencana hingga 8 Januari 2026
Dia menjelaskan pembangunan rumah huntara melibatkan Satgas TNI-Polri, BNPB, serta pemerintah daerah (pemda), dengan pembagian tugas yang terkoordinasi.BNPB mengkonfirmasi di Sumut, pembangunan rumah huntara telah berjalan di beberapa wilayah, termasuk Tapanuli Utara yang telah menyelesaikan satu unit huntara dengan konsep satu rumah satu keluarga.
Sementara di Sumbar tercatat sebagai provinsi dengan progres pembangunan rumah huntara paling cepat dibanding dua provinsi lainnya.Untuk Provinsi Aceh, Abdul mengungkapkan dari 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, ada enam kabupaten telah menetapkan lokasi huntara, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Gayo Luwes, Benar Meriah, dan Bireun.Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Korban Banjir di AcehLalu dua lainnya yakni Kabupaten Aceh Timur dan Nagan Raya juga menyatakan akan membangun rumah huntara, tapi saat ini dalam proses identifikasi lahan."Dari situ sebagian menggunakan lahan pemerintah daerah dan sebagian lainnya lahan masyarakat yang dibeli untuk menjamin kejelasan status hukum," ucapnya.Abdul berharap tim petugas gabungan di lapangan tidak menemukan hambatan, terkhusus dari faktor cuaca, sehingga upaya percepatan pembangunan rumah huntara bisa selesai sesuai target minimal awal tahun 2026 sehingga kehidupan masyarakat bisa terdampak kembali stabil.
(fra/antara/fra)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
4 Wisatawan Asal Semarang Ditemukan Tewas Saat Kemping di Temanggung
28 May 2026
Relawan Tegaskan Jokowi Blusukan Demi PSI, Bukan Gibran 2029
28 May 2026
Kedinginan di Tenda Mina, Jemaah Asal Blora Pilih Tidur di Luar
28 May 2026
Wamen Ribka Ungkap Tantangan Rekam KTP Jutaan OAP: Takut Dimata-matain
28 May 2026
Curi ATM Pelanggan Rp1,2 M, Terapis Spa Beli Emas-Booking Hotel Mewah
28 May 2026
Pemkab Serang Kurban 1.000 Ekor Kambing, Bagikan 9.163 Paket