Usai Bertemu Rais Aam, Gus Yahya Sebut Sekjen PBNU Kembali ke Awal
Surabaya – Sejumlah tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan pertemuan tertutup selama empat jam di kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Mif...
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan islah yang dicapai dalam silaturahmi di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (25/12).
"Alhamdulillah, silaturahmi ini adalah momentum untuk mengukuhkan apa yang telah disepakati di Lirboyo pada hari Kamis lalu. Secara batin, kita kukuhkan dengan silaturahmi," ujar Gus Yahya setelah pertemuan.
Gus Yahya menegaskan bahwa silaturahmi ini penting untuk mengukuhkan kembali kebersamaan PBNU setelah berbagai dinamika konflik internal. Ia menyatakan bahwa semua persoalan sudah dianggap selesai, dan PBNU kini kembali berjalan dalam satu barisan seperti sedia kala.
Pertemuan ini juga menandai kembalinya struktur PBNU yang sempat berganti dan terpecah, kini seperti semula. Salah satu poin penting adalah posisi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang tetap menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.
"Semua hal yang kemarin menjadi persoalan kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada dan kita kembali lagi kepada kebersamaan. Saya kira itu ya. Pokoknya sekarang kembali bersama. Kembali bersama, [posisi sekjen] seperti semula," jelasnya.
Gus Yahya menambahkan bahwa pertemuan diisi dengan selawatan, doa, dan makan bersama, sementara urusan organisasi dan muktamar akan dibicarakan di forum lain.
"Tidak banyak acaranya, hanya selawat bersama. Kemudian saling bersilaturahim untuk kembali memperkuat ikatan batin di antara sesama teman-teman. Karena dulu kita berangkat bersama-sama. Kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir, sebagaimana kesepakatan dan mandat dari pertemuan pada hari Kamis lalu," pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah struktural PBNU telah berkumpul di kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terlihat tiba lebih dulu, diikuti oleh Katib Aam PBNU M Nuh dan Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi.
Tidak lama kemudian, Ketum PBNU Gus Yahya tiba bersama rombongan. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Pj Ketum PBNU KH Zulfa Mustofa dan KH Ulil Abshar Abdalla juga hadir, begitu pula Mustasyar sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Anwar Manshur.
Pertemuan para tokoh PBNU ini berlangsung tertutup, dengan Banser dan santri berjaga di depan kediaman Kiai Miftach, dan jurnalis tidak diizinkan meliput di dalam lokasi.
Pertemuan ini disebut-sebut diinisiasi oleh Kiai Miftach, sebagaimana tercantum dalam surat undangan silaturahmi bernomor 4962/PB.01/A.I.01.08/99/12/2025 yang ditandatangani oleh Rais Syuriyah KH Muhibbul Aman Aly, Katib Ahmad Nadhif, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Sekretaris Jenderal H Faisal Saimima.
"Menindaklanjuti arahan Rais Aam PBNU, dengan ini mengundang Pengurus Besar Harian Syuriyah dan Tanfidziyah untuk hadir dalam kegiatan silaturahmi," demikian bunyi surat tersebut.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251228165254-20-1311323/usai-bertemu-rais-aam-gus-yahya-sebut-sekjen-pbnu-kembali-ke-awal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Gunung Semeru Erupsi dan Luncuran Awan Panas Sejauh 6 Km
14 Feb 2026
KOKAM-Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
14 Feb 2026
Italia Disebut Hibahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk Indonesia
14 Feb 2026
Fakta-fakta Pencemaran Sungai Cisadane: Ikan Bau Solar
14 Feb 2026
Prabowo Minta Kumpulkan Video Kritik MBG: Biar Saya Lihat Tiap Malam
14 Feb 2026
Penampakan Taman Bendera Pusaka, Ada Lapangan Padel hingga Bulutangkis