1.882 Napi Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan Sepanjang 2025
Judul: 1.882 Napi Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan Sepanjang 2025 Jakarta, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenimipas, Mashudi mengatakan bahwa hingga ak
Jakarta, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenimipas, Mashudi mengatakan bahwa hingga akhir tahun 2025, total 1.882 warga binaan atau narapidana berisiko tinggi telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan pengamanan maksimum maupun super maksimum di Nusakambangan, Jawa Tengah.Mashudi menjelaskan pemindahan tersebut salah satunya sebagai upaya menihilkan gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah itu juga disebut sebagai wujud penerapan pembinaan dan pengamanan sesuai dengan tingkat risiko warga binaan.Lihat Juga :1.392 Aparat Disiagakan Kawal Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini
"Sampai dengan menjelang tutup tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk seluruh Indonesia kami pindahkan ke Nusakambangan. Kami berharap upaya ini dapat berdampak besar dalam peningkatan keamanan dan ketertiban di lapas dan rutan, khususnya zero narkotika dan handphone seperti yang selalu diingatkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto," katanya di dalam keterangan, Minggu (28/12).Pemindahan napi ke Nusakamabngan, katanya, yang terbaru dilakukan pada Sabtu (27/12). Ada sekitar 130 napi berisiko tinggi dari Jambi, Riau, dan Banten yang dipindah ke berbagai lapas di Nusakambangan.
Lima orang di antaranya ditempatkan di Lapas Batu, 31 orang di Lapas Karanganyar, 17 orang di Lapas Besi, 30 orang di Lapas Gladakan, 17 orang di Lapas Narkotika, dan 30 orang lainnya di Lapas Ngaseman.
Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Wilayah Nusakambangan Irfan mengatakan pemindahan dikawal oleh Direktorat Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), petugas di Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Riau, dan Banten, serta pihak kepolisian."Penerimaan dilakukan sesuai SOP (prosedur operasional standar), antara lain, pemeriksaan kesehatan dan kegiatan administrasi lainnya," kata dia.Menurut Dirjenpas Kemenimipas tujuan terpenting dari pemindahan warga binaan risiko tinggi ke Nusakambangan adalah perubahan perilaku dari yang bersangkutan sehingga dapat lebih baik dan menyadari kesalahannya sampai nanti kembali ke lingkungan masyarakat sebagai warga negara yang baik.Lihat Juga :Fakta-Fakta Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo (antara/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251229133229-12-1311560/1882-napi-berisiko-tinggi-dipindahkan-ke-nusakambangan-sepanjang-2025
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
TNI AD Buka Suara soal Ricuh Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung
07 Apr 2026
Tito Dorong Prioritas Konstruksi Huntap Sumatra, Lanjut Infrastruktur
07 Apr 2026
PKB dan Demokrat Dorong Opsi Penarikan TNI di Lebanon
07 Apr 2026
Kakorlantas Raih Presisi Award, Pengamanan Mudik Tuai Apresiasi
07 Apr 2026
Kapolda Malut Tegaskan Bentrok di Halmahera Tengah Tak Terkait SARA
07 Apr 2026
Mandor dan Pemilik Gedung Diperiksa Usai 4 Pekerja Tewas di Tangki Air