40 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Agam, Warga Ketakutan
40 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Agam, Warga Ketakutan Jakarta, Bupati Agam Benni Warlis menyatakan sebanyak 40 rumah terdampak banjir bandang akibat meluapnya Su
Jakarta, Bupati Agam Benni Warlis menyatakan sebanyak 40 rumah terdampak banjir bandang akibat meluapnya Sungai Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sumatra Barat."40 unit rumah tersebut berada di sepanjang aliran Sungai Muaro Pisang. Material banjir bandang masuk ke rumah," kata Benni di Lubuk Basung, Kamis (1/1) dikutip dari Antara.Update Korban Bencana Sumatra 1 Januari: 1.157 Orang Tewas, 165 Hilang
Ia mengatakan rumah yang terdampak akan lebih banyak, karena air sudah melebar ke daerah lain setelah aliran sungai tersumbat material longsor, sehingga air mengalir ke lokasi lain ketika tidak hujan pada Rabu (31/12).Setidaknya, lanjutnya, ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah. Mereka ketakutan karena sudah lima kali terjadi semenjak akhir November 2025.
"Air sungai disertai material turun beberapa kali, setelah tanah longsor melanda hulu sungai. Kondisi ini kurang baik bagi mereka, karena saat mereka pulang ke rumah, ada bunyi dentuman di hulu sungai, sehingga mereka kembali mengungsi," kata Benni.Benni menambahkan kondisi ini mencekam karena aliran sungai sebelumnya sudah berpindah dan mengancam banyak rumah lain.Sementara lokasi aliran sungai sudah aman mengingat air sungai mengering setelah aliran berpindah.Bencana Agam: 2.823 Warga Masih Mengungsi, 1 Rumah Tertimbun LongsorKondisi tersebut, lanjutnya, bakal disampaikan ke Gubernur Sumbar dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V untuk penanganan secara teknis."Bagaimana kita mencarikan (solusi) masalahnya dan saat ini kita hanya menyelesaikan sungai yang tersumbat di hilir sungai apabila terjadi longsor," ujarnya.Benni mengatakan material banjir bandang menimbun satu alat berat yang sedang parkir. Terdapat empat alat berat yang di lokasi bencana, di luar yang tertimbun."Alat berat tersebut untuk membersihkan material banjir bandang yang menimbun badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi, sehingga jalan tidak bisa dilalui," katanya.
Sementara Anggota DPRD Agam Albert mengingatkan pemerintah mencarikan solusi guna menyikapi ketakutan warga di sepanjang aliran sungai tersebut."Ini harus disikapi segera, agar masyarakat menjadi nyaman," katanya. (fra/antara/fra)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Pecah Ban, Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Rumah Warga di Jembrana Bali
28 May 2026
Rumah Youtuber di Bone Dibobol Maling, Emas 500 Gram Raib
28 May 2026
Pemilik Hanania Travel Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Umrah
28 May 2026
Mulai Kunjungan di Paris, Prabowo Disambut di Istana Elysee
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'