Demokrat Sebut SBY Serahkan ke AHY soal Wacana Pilkada via DPRD
Judul: Demokrat Sebut SBY Serahkan ke AHY soal Wacana Pilkada via DPRD Jakarta, Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf mengungkap respons Ketua Majelis Tinggi...
Jakarta, Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf mengungkap respons Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai partainya berubah sikap dan kini mendukung usul pilkada tak langsung lewat DPRD.Dede mengatakan Presiden kelima RI itu telah menyerahkan sepenuhnya sikap partai kepada putra sulungnya yang juga Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).Bukan hanya soal pilkada, kata Dede, juga keputusan politik partai secara umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya sudah diserahkan kepada Ketua Umum kami, Mas AHY, untuk melakukan keputusan terkait dengan katakan lah kebijakan-kebijakan Partai Demokrat," kata Dede di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (13/1)."Termasuk [pilkada]," imbuhnya.
Lihat Juga :Mendagri Tito Sebut Pilkada Lewat DPRD Juga Bagian dari DemokrasiDede mengatakan perubahan sikap Partai Demokrat soal pilkada tak langsung telah didasari atas kajian pada data dan fakta.Menurut dia, banyak calon kepala daerah dari partainya di Pilkada 2024 mengeluh. Bahkan, sambungnya, para calon kepala daerah dari partainya di Pilkada 2024 menyebutnya sebagai pemilu yang paling brutal dengan ongkos politik yang tinggi."Pilkada yang kemarin 2024 itu juga cost-nya sangat tinggi. PSU [Pemilihan Suara Ulang]-nya saja berkali-kali. Jadi oleh karena itu semua ini data akan kita masukkan dan tentu akan kita kaji sama-sama," katanya.Lihat Juga :Mega soal Pilkada via DPRD: Kemunduran Demokrasi, Menentang KonstitusiLegislasi nasional 2026Namun, Dede menyebut wacana itu tak akan dibahas dengan terburu-buru. Saat ini, RUU Pilkada belum masuk dalam agenda legislasi 2026.Dia mengatakan sejauh ini ada dua opsi pembahasan RUU Pilkada.Pertama, dibahas bersama RUU Pemilu lewat metode kodifikasi atau omnibus law. Atau, kedua, dibahas secara terpisah setelah RUU Pemilu."Atau apakah kita sepakat RUU Pemilu dulu baru Pilkada. Jadi kawan-kawan jangan terlalu terburu-buru karena ini prosesnya masih panjang. Biarkan nanti Panja (Panja) yang melakukan pembahasan demi pembahasan," kata eks Wakil Gubernur Jawa Barat itu.Lihat Juga :Sinta Wahid hingga Kardinal Suharyo Kritik Wacana Pilkada Lewat DPRD (thr/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260113210114-32-1316764/demokrat-sebut-sby-serahkan-ke-ahy-soal-wacana-pilkada-via-dprd
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
16 Feb 2026
Bahlil Goda Wagub Jatim Masuk Golkar: Apa Sudah Mulai Goyang?
16 Feb 2026
Fatwa MUI Haram Buang Sampah di Sungai Didukung Kementerian LH
15 Feb 2026
Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK di Pekalongan
15 Feb 2026
Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Positif Narkoba
15 Feb 2026
Polisi Buru Bandar Narkoba di Kasus Eks Kapolres Bima AKBP Didik
15 Feb 2026
Tersangka Kasus Narkoba AKBP Didik Jalani Sidang Etik 19 Februari