Nasional 14 Jan 2026 8 views

Gibran Pantau Program MBG di Wamena, Siswa Dapat Makan Rendang

Gibran Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Wamena, Siswa Nikmati Rendang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1...

Gibran Pantau Program MBG di Wamena, Siswa Dapat Makan Rendang
Gibran Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Wamena, Siswa Nikmati Rendang

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu (14/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program MBG dapat dirasakan oleh para siswa dan sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini, khususnya di wilayah pegunungan Papua.

Gibran menekankan bahwa pemenuhan gizi yang baik adalah fondasi penting agar anak-anak dapat belajar secara optimal dan tumbuh sehat. Dalam kunjungannya, Gibran juga berdialog dengan kepala sekolah, para guru, dan siswa penerima manfaat MBG. Menu yang disajikan kepada siswa saat itu meliputi rendang, tahu goreng, oseng wortel dan kubis, serta buah melon.

Program MBG di Papua Pegunungan diluncurkan pada 17 Maret 2025 di Kabupaten Jayawijaya. Program ini menjangkau sekitar 3.500 siswa dari kurang lebih 20 sekolah di Distrik Wamena. Program yang dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini menetapkan nilai satu porsi MBG di Papua Pegunungan sekitar Rp35 ribu, dengan lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi distribusi dan keamanan pangan.

Target 2.500 SPPG di Papua

Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menargetkan 2.500 SPPG akan beroperasi di wilayah Papua pada Maret 2026. Ia menyampaikan bahwa saat ini, sekitar 275 investor sudah mendaftar ke masing-masing pemerintah daerah. "Nanti yang membangun di sana, di Papua itu, kurang lebih sekitar 300-an investor," ucap Dadan saat rapat bersama Prabowo dan kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (16/12).

Mendengar laporan Dadan, Prabowo meminta BGN untuk tetap bekerja sesuai target. Namun, mengingat kondisi yang cukup rumit di Papua, ia menargetkan agar 2.500 SPPG tersebut beroperasi pada 17 Agustus 2026. "Anda katakan Maret tapi kita mengerti kondisi fisik tidak mudah jadi bekerja dengan target itu tapi kita siap kalau ada kemunduran. Saya kira yang jelas kita berharap Agustus, kita berharap 17 Agustus 2026 untuk Papua semua 2500 SPPG sudah berfungsi," ujar Prabowo.

Dadan juga melaporkan perihal tingginya harga bahan pokok di Papua, yang menyebabkan anggaran program MBG melonjak. Ia mengatakan bahwa dengan jumlah penerima manfaat sekitar 750 ribu orang, dana yang dikucurkan bisa tiga kali lebih besar dibandingkan dengan di Pulau Jawa. "Jadi kalau 750 ribu itu (penerima) kalau di Jawa kan Rp7,5 triliun. Untuk di Papua kemungkinan akan mencapai sekitar Rp25 triliun, uang badan gizi akan turun ke Papua. Harga kemahalan pak. Indeks kemahalan," jelas Dadan.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260114152122-20-1317036/gibran-pantau-program-mbg-di-wamena-siswa-dapat-makan-rendang
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.