120 Pesantren di Aceh Timur Rusak Diterjang Banjir Bandang
Judul: 120 Pesantren di Aceh Timur Rusak Diterjang Banjir Bandang Jakarta, Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Timur menyatakan seratusan pesantren atau dayah dan balai pengajia...
Jakarta, Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Timur menyatakan seratusan pesantren atau dayah dan balai pengajian mengalami kerusakan akibat banjir bandang pada akhir November 2025.Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Timur Saiful Nahar mengatakan berdasarkan hasil pendataan sementara tercatat sebanyak 120 unit pesantren atau dayah rusak akibat banjir.Lihat Juga :Ada 225 Tempat Wisata dan 162 Cagar Budaya di Aceh Rusak Akibat Banjir
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 120 unit bangunan dayah tersebut, sebanyak 16 unit mengalami kerusakan berat, 80 unit rusak sedang, dan 24 unit lainnya rusak ringan," kata Saiful di Aceh Timur, Kamis (15/1) dikutip dari Antara.Ia mengatakan banjir menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada sarana dan prasarana dayah. Beberapa bangunan ruang belajar, asrama santri, dapur, hingga kitab-kitab pengajian ikut terendam air.
Selain pesantren atau dayah, banjir juga berdampak pada balai pengajian yang tersebar di berbagai kecamatan. Ada sebanyak 70 unit balai pengajian yang terdampak bencana."Dari 70 unit balai pengajian tersebut, sebanyak 16 unit mengalami kerusakan berat, 43 unit rusak sedang, dan sebanyak 11 unit rusak ringan," kata Saiful.Lihat Juga :Pidie Jaya Perpanjang Tanggap Darurat Bencana sampai 28 JanuariMenurut dia, kerusakan berat umumnya terjadi pada bangunan yang terendam banjir dalam waktu lama, sehingga struktur bangunan melemah, lantai dan dinding rusak, serta peralatan belajar tidak dapat digunakan lagi.Sedangkan untuk kerusakan sedang dan ringan, kata Saiful Nahar, mayoritas berupa kerusakan pada lantai, dinding, pagar, serta perabotan pengajian yang terendam banjir"Sebagian besar dayah dan balai pengajian berada di wilayah yang rawan banjir. Ketika debit air sungai meningkat, fasilitas pendidikan keagamaan ini menjadi salah satu yang paling terdampak," katanya.Akibat kerusakan tersebut, aktivitas belajar mengajar di sejumlah dayah dan balai pengajian terganggu. Beberapa di antaranya menghentikan sementara kegiatan pengajian dan yang lain tetap melaksanakan pembelajaran dengan kondisi darurat dan keterbatasan fasilitas.Lihat Juga :50 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih TerisolasiSaiful mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menindaklanjuti dampak kerusakan tersebut.Ia menambahkan pendataan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing lokasi."Kami berharap dukungan pemerintah provinsi maupun pusat agar perbaikan dayah dan balai pengajian bisa segera dilakukan. Lembaga pendidikan keagamaan ini memiliki peran penting dalam pembinaan akhlak dan pendidikan generasi muda," ujarnya. (fra/antara/fra)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260115221223-20-1317556/120-pesantren-di-aceh-timur-rusak-diterjang-banjir-bandang
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
16 Feb 2026
Hormati Umat Muslim, Jadwal Puncak Cap Go Meh di Samarinda Diubah
16 Feb 2026
Macet, 1,5 Juta Kendaraan Masuk Kota Bandung Saat Libur Imlek
16 Feb 2026
KA Tabrak Fortuner di Asahan Sumut, Dua Anak Tewas dan Sopir Kritis
16 Feb 2026
Tembok Pembatas Setinggi 5,3 Meter Roboh Timpa Area SMP 182 Jaksel
16 Feb 2026
Jemaah An-Nadzir Gowa Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada 18 Februari
16 Feb 2026
Penahanan Delpedro Cs Dialihkan Jadi Tahanan Kota, Apa Saja Aturannya?