Nasional 20 Jan 2026 4 views

Tiga Warga Dilaporkan Masih Terjebak di Tambang Emas Bogor

Tim SAR gabungan masih mencari tiga warga yang diduga terjebak di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pencarian ini dilakukan setelah insiden kepulan asap semin...

Tiga Warga Dilaporkan Masih Terjebak di Tambang Emas Bogor
Tim SAR gabungan masih mencari tiga warga yang diduga terjebak di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pencarian ini dilakukan setelah insiden kepulan asap seminggu yang lalu, berdasarkan keterangan dari sejumlah penambang yang berhasil keluar.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, pada Selasa (20/1) menyatakan bahwa pihaknya menerima informasi pada Minggu (18/1) pukul 16.00 WIB mengenai tiga penambang yang masih terjebak. Ketiga warga yang dilaporkan terjebak tersebut berinisial AK, AJ, dan AD, semuanya berasal dari Desa Urug, Kecamatan Sukajaya.

Desiana menjelaskan bahwa dalam upaya pencarian, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Antam selaku pemilik area tambang. Dari konfirmasi dengan Antam, diketahui bahwa area tersebut sudah ditutup dan tidak beroperasi selama lebih dari 10 tahun.

Selain itu, tim dari Basarnas Special Group (BSG) dan Kantor SAR Jakarta telah melakukan asesmen di area tambang. Hasil asesmen menunjukkan bahwa area tersebut tidak layak, kondisinya labil, celahnya sempit, dan terdapat gas beracun yang membahayakan tim.

"Untuk asesmen, selama ini kami dipandu atau didampingi oleh Emergency Response Team dari PT Antam. Oleh karena itu, kami lakukan dengan kehati-hatian untuk evakuasi ketiga korban yang masih diduga di dalam tambang yang sudah ditutup tersebut," tambah Desiana.

Sebelumnya, kepolisian memastikan tidak ada insiden ledakan di tambang emas milik PT Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa yang terjadi adalah kepulan asap yang terdeteksi pada Selasa (13/1) sekitar pukul 00.30 WIB di salah satu level pertambangan. Sumber asap masih dalam penelusuran karena kondisi di dalam lubang tambang belum aman untuk dimasuki.

Wikha pada Rabu (14/1) menyatakan, "Yang terjadi adalah munculnya asap di salah satu level tambang. Untuk memastikan sumbernya, kami masih menunggu karena kadar karbon monoksida di dalam masih tinggi."

General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menjelaskan bahwa lonjakan kadar karbon monoksida di Level 700 sempat mencapai sekitar 1.200 ppm, jauh di atas batas aman. Kondisi ini diduga berasal dari terbakarnya material kayu penyangga di dalam tambang. "Kondisi sangat berbahaya sehingga aktivitas di area tersebut kami hentikan sementara dan seluruh pekerja dievakuasi," kata Nilus.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260120143340-12-1318894/tiga-warga-dilaporkan-masih-terjebak-di-tambang-emas-bogor
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.