657 Ribu Siswa hingga 56 Ribu Guru Lebih Jadi Korban Banjir Sumatra
Judul: 657 Ribu Siswa hingga 56 Ribu Guru Lebih Jadi Korban Banjir Sumatra Jakarta, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengungkap sebanyak 4.549 lem...
Jakarta, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengungkap sebanyak 4.549 lembaga pendidikan ikut terdampak bencana banjir dan longsor hebat di tiga provinsi Sumatra pada akhir November 2025 lalu.Menurut Mu'ti, kondisi itu menyebabkan layanan pendidikan terhadap 657.193 peserta didik terganggu. Sedangkan, jumlah guru yang ikut terdampak mencapai 56.882 guru."Tercatat 4.549 satuan pendidikan terdampak yang berimplikasi pada terganggunya layanan pendidikan bagi sekitar 657.193 peserta didik serta aktivitas pembelajaran oleh 56.882 guru," ujar Mu'ti dalam rapat di Komisi X DPR, Rabu (21/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Masih Banyak Lumpur, Aceh Tamiang Perpanjang Tanggap Darurat BencanaDia menyebut pemerintah telah mengambil langkah cepat. Pihaknya ingin agar para siswa tetap mendapat haknya sebagai peserta didik, kendati dalam situasi darurat.
Hingga saat ini, ujar Mu'ti pihaknya telah memberikan 27 ribu paket school kit kepada siswa terdampak. Kemendikdasmen juga telah mendirikan 168 unit tenda belajar darurat, 147 ruang kelas darurat, dan dana operasional darurat untuk 1.339 satuan pendidikan.Selain itu, ada pula tunjangan bencana bagi 16.467 guru terdampak, dukungan psikososial di 680 satuan pendidikan, dan 147.670 buku untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran."Semoga seluruh bantuan tersebut dapat mendukung kebutuhan anak-anak kita untuk tetap mendapatkan hak pendidikannya meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas," katanya.Lihat Juga :Tak Cukup Cabut Izin, Aparat Didesak Proses Hukum 28 PerusahaanSebagai respons cepat, ujar Mu'ti, pihaknya juga telah menerbitkan surat Edaran Menteri berisi petunjuk teknis pembelajaran di daerah terdampak bencana.Menurut dia, Edaran itu akan menjadi pedoman bagi sekolah untuk tetap beradaptasi memasuki semester genap mulai 5 Januari."Kebijakan ini menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam menyelenggarakan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2025-2026 yang dimulai pada 5 Januari 2026 dengan pendekatan yang adaptif terhadap kondisi lapangan," katanya.Lihat Juga :WALHI Desak Perusahaan Biang Kerok Banjir Sumatra Pulihkan Hutan (thr/dal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260121165514-20-1319416/657-ribu-siswa-hingga-56-ribu-guru-lebih-jadi-korban-banjir-sumatra
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
ASN WFH Perdana Hari Ini, Siap-siap Kena Sanksi Jika Slow Respons
10 Apr 2026
Wanita di Gresik Tertipu SK ASN Palsu, Datang Kerja Berseragam Dinas
10 Apr 2026
Aksi Heroik Damkar Selamatkan Penumpang Terjebak di Lift MRT
10 Apr 2026
Saiful Mujani Dilaporkan Pasal Penghasutan untuk Melawan Penguasa
10 Apr 2026
Ratusan Rumah Rusak Imbas Gempa Magnitudo M4,7 di Adonara Flores Timur
10 Apr 2026
Pendiri PT Dana Syariah Indonesia Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim