Nasional 30 Jan 2026 6 views

Jokowi Respons Namanya Disebut Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Solo – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi namanya yang disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan. Sebelumnya, dalam sebuah siniar di YouTube pada 15 Janua...

Jokowi Respons Namanya Disebut Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
Solo – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi namanya yang disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan.

Sebelumnya, dalam sebuah siniar di YouTube pada 15 Januari 2026, Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan bahwa 20 ribu kuota haji tambahan untuk tahun 2024 diterima langsung oleh Presiden Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menpora Dito Ariotedjo.

Jokowi mengakui bahwa kebijakan meminta kuota tambahan haji tahun 2024 kepada Kerajaan Arab Saudi memang berasal darinya. Setelah kuota tersebut didapatkan, ia menyerahkannya kepada Kementerian Agama untuk dikelola.

"Ya, memang itu kebijakan Presiden. Memang itu arahan dari Presiden," kata Jokowi di Solo, Jumat (30/1).

Jokowi tidak mempermasalahkan namanya kerap dikaitkan dengan berbagai kasus korupsi selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, hal ini wajar karena kasus-kasus tersebut terjadi pada program-program yang muncul dari arahannya.

"Setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya, karena apapun program kerja menteri pasti dari kebijakan Presiden, pasti dari arahan Presiden, dan juga dari perintah-perintah Presiden," jelasnya.

Meskipun demikian, Jokowi menegaskan bahwa semua program tersebut dibuat dengan niat baik. Ia mengaku tidak pernah memerintahkan menterinya untuk melakukan korupsi selama menjabat sebagai Presiden.

"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi. Enggak ada," tegas Jokowi.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260130153501-12-1322842/jokowi-respons-namanya-disebut-yaqut-di-kasus-korupsi-kuota-haji
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.