PDIP Kaji Usul Hapus Ambang Batas Parlemen
Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP masih mengkaji usulan menghapus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold empat...
Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP masih mengkaji usulan menghapus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold empat persen yang berlaku saat ini.Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai ambang batas parlemen selama ini berlaku sebagai konsolidasi demokrasi yang membuat masyarakat bisa menyeleksi partai-partai masuk parlemen."Berapa besarannya, dan apakah dilakukan secara berjenjang dari pusat maupun daerah. PDIP masih melakukan kajian-kajian," ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Sabtu (31/1).
PDIP Usul Parliamentary Threshold Berbasis Alat Kelengkapan DewanHasto menjelaskan dalam sistem pemerintahan presidential, ambang batas parlemen selama ini penting agar pengambilan keputusan di parlemen berjalan efektif.
Sistem itu juga penting untuk mencari padanan sistem multipartai sederhana. Dengan begitu, ambang parlemen bisa memberi basis kekuatan bagi partai pendukung pemerintahan."Karena itulah diperlukan parliamentary threshold. Itu cara-cara demokratis," ujarnya.Namun, Hasto mengatakan PDIP masih mengkaji usulan menghapus ambang batas parlemen. Pihaknya telah membentuk tim ahli buat mengkaji wacana tersebut melalui Megawati Institute."Ketika tahun '99 begitu banyak partai politik di parlemen, maka kemudian digunakan instrumen konsolidasi demokrasi yang namanya parliamentary threshold," ujar Hasto.Soal Isu Reshuffle Kabinet, PDIP Beri Catatan untuk PemerintahKetentuan ambang batas parlemen akan diatur lewat RUU Pemilu. RUU tersebut saat ini telah masuk ambang prolegnas 2026 untuk dibahas Komisi II DPR.Meski begitu, Mahkamah Konstitusi sebelumnya juga telah menghapus ambang batas parlemen empat persen melalui putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023. MK menilai ketentuan itu tidak sejalan prinsip kedaulatan rakyat dan keadilan pemilu.Putusan itu final dan mengikat sehingga DPR dan pemerintah harus merevisi UU Pemilu. (fea)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260131191356-32-1323200/pdip-kaji-usul-hapus-ambang-batas-parlemen
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
11 Apr 2026
Banjir Rendam Banggai Sulteng, Kerap Terjadi saat Hujan Deras
11 Apr 2026
KPK Segel Sejumlah Ruang Dinas PUPR Usai OTT Bupati Tulungagung
11 Apr 2026
Persija vs Persebaya, Suporter Diminta Jaga GBK
11 Apr 2026
Adik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Ikut Terjaring OTT KPK
11 Apr 2026
KPK soal OTT Bupati Tulungagung: Ada Dugaan Penerimaan Uang
11 Apr 2026
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Ondel-ondel Ngamen