Kejagung: Buron Riza Chalid Ada di Negara ASEAN
Judul: Kejagung: Buron Riza Chalid Ada di Negara ASEAN Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut keberadaan buron kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT P...
Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut keberadaan buron kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Mohammad Riza Chalid (MRC) terdeteksi di salah satu negara Asia Tenggara alias ASEAN."Informasi dari penyidik sih ada di salah satu negara. Ya, negara wilayah ASEAN," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna, Selasa (3/2).Lihat Juga :Polri Bantah Isu Riza Chalid Punya Paspor Ganda
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anang belum bisa mengungkap negara itu secara spesifik. Ia beralasan pihaknya tengah bekerja sama dengan Polri untuk melakukan pengejaran.Di sisi lain, Anang mengatakan penyidik juga tengah menyiapkan upaya ekstradisi untuk memulangkan Riza Chalid ke Indonesia.
Ia menyebut langkah ini menjadi opsi kedua jika negara yang menjadi tempat pelarian Riza Chalid tidak membantu proses penangkapan."Salah satunya apabila nanti itu dideportasi, kan kita siap juga timnya, tentu harus kehadiran penyidik. Karena kita sendiri sudah mencabut [paspornya] kan," tuturnya.'Yang jelas kita tinggal menunggu iktikad baik dari negara-negara yang diduga lokasi keberadaan MRC di negara tersebut," pungkasnya.Sebelumnya Riza Chalid masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus sejak 19 Agustus 2025.Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 18 tersangka. Belasan tersangka itu mulai dari Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, dan Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.Selain itu, Kejagung juga menetapkan saudagar minyak Mohammad Riza Chalid selaku Beneficial Owner dari PT Orbit Terminal Merak (OTM) dan anaknya Muhammad Kerry Andrianto Riza selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.Kejagung menyebut total kerugian negara dalam perkara korupsi tersebut mencapai Rp285 triliun yang terdiri dari kerugian keuangan negara sebesar Rp193,7 dan Rp91,3 triliun dari kerugian perekonomian negara.Lihat Juga :Buron Riza Chalid Terdeteksi, Polri Gandeng Interpol untuk Penangkapan (tfq/wis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260203142431-12-1324087/kejagung-buron-riza-chalid-ada-di-negara-asean
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Ikan-Udang di Laut Tangerang Diduga Terdampak Cemaran Kimia Cisadane
14 Feb 2026
Dony Bupati Sumedang Cabut dari PPP, Gabung Gerindra Disambut Sugiono
14 Feb 2026
KLH Uji Kandungan Gas Beracun Gudang Pestisida Tangsel Pascakebakaran
14 Feb 2026
Kecelakaan Jalan Rusak Pasar Kemis Tangerang Sudah Makan 4 Korban Jiwa
14 Feb 2026
Polisi soal Tak Tahan Bahar Smith di Kasus Penganiayaan Banser: Sakit
14 Feb 2026
Buat Konten Horor Di Kampung Gajah, Konten Kreator Temukan Mayat