Nasional 07 Feb 2026 7 views

Yusril Luncurkan 8 Buku di Momen Ulang Tahun ke 70

Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meluncurkan delapan buku yang merangkum perjalanan hidupnya selama 70 tahun sert...

Yusril Luncurkan 8 Buku di Momen Ulang Tahun ke 70
Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meluncurkan delapan buku yang merangkum perjalanan hidupnya selama 70 tahun serta pemikirannya tentang Indonesia. Peluncuran ini berlangsung di Jakarta pada Sabtu (7/2).

Yusril menjelaskan bahwa buku-buku tersebut merupakan catatan sejarah yang panjang, tidak hanya tentang dirinya pribadi, tetapi juga mengenai perkembangan masyarakat, bangsa, dan negara. Ia menambahkan bahwa buku-buku tersebut ditulis oleh rekan-rekannya.

Delapan buku yang diluncurkan ini akan dibagikan secara gratis kepada para tamu undangan. Selain itu, masyarakat luas juga dapat mengunduh versi *e-book* secara gratis. Yusril menyatakan tidak ada masalah hak cipta dan berharap semakin banyak orang yang membaca buku-buku tersebut agar ide-ide di dalamnya dapat tersebar luas.

Mantan Menteri Sekretaris Negara ini mengungkapkan rasa syukurnya atas usia 70 tahun yang telah dikaruniakan Tuhan. Ia berharap selalu diberikan kesehatan agar dapat terus mengabdi untuk bangsa dan negara.

Berikut adalah delapan buku yang diluncurkan:

1. *The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Testimoni Kolega* (Editor M. Saleh Mude dkk, 926 halaman). Buku ini menyajikan kisah-kisah di balik layar sejarah resmi dan testimoni kolega, menunjukkan bagaimana keputusan besar lahir dari proses sunyi, perdebatan intelektual, dan keteguhan prinsip.

2. *The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Testimoni Kolega, dan Hadiah Puisi* (Editor M. Saleh Mude, 492 halaman). Buku ini mengajak pembaca merefleksikan perjalanan pribadi Yusril, pergulatan batin, pilihan sulit, serta makna pengabdian sebagai tanggung jawab moral.

3. *Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia* (Editor Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra & Prof. Dr. Hafid Abbas, 192 halaman). Buku ini merekam dialog panjang antara Islam, demokrasi, dan hak asasi manusia, serta menunjukkan konsistensi Yusril dalam menempatkan nilai-nilai keislaman dalam kerangka konstitusional yang menghormati pluralitas.

4. *Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi* (Dr. Herdito Sandi Pratama, 322 halaman). Buku ini menelusuri konsistensi pemikiran politik Yusril dalam memperjuangkan aspirasi politik Islam melalui jalur hukum dan demokrasi, tanpa mengorbankan prinsip negara kebangsaan.

5. *Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Keadilan yang Memulihkan* (Ahmadie Thaha, 460 halaman). Buku ini menempatkan hukum sebagai sarana untuk memulihkan relasi sosial, martabat manusia, dan rasa keadilan publik, bukan hanya sebagai instrumen penghukuman.

6. *The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra* (Prof. Dr. Fitra Arsil & Dr. Qurrata Ayuni, 540 halaman). Buku ini mendokumentasikan perkara-perkara konstitusional penting yang melibatkan Yusril, menunjukkan bagaimana argumentasi hukum dapat mengubah tafsir undang-undang dan memengaruhi arah perkembangan hukum tata negara Indonesia.

7. *Lebih Dekat dengan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Pandangan Tokoh dan Sahabat* (Randy Bagasyudha dkk, 112 halaman). Buku ini menghadirkan potret Yusril melalui kesaksian para sahabat dan tokoh tentang konsistensi, keberanian, dan kesetiaannya.

8. *Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografis* (Andre Syahreza, 188 halaman). Novel ini mengajak pembaca menelusuri perjalanan hidup Yusril dari kampung pesisir di Belitung hingga pusat kekuasaan negara dengan pendekatan sastra.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260207142439-20-1325729/yusril-luncurkan-8-buku-di-momen-ulang-tahun-ke-70
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.