10-15 Ton Bahan Pestisida Ludes saat Kebakaran Gudang Kimia Tangsel
Judul: 10-15 Ton Bahan Pestisida Ludes saat Kebakaran Gudang Kimia Tangsel Jakarta, Kebakaran gudang penyimpanan bahan baku pestisida di kawasan Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tanger...
Jakarta, Kebakaran gudang penyimpanan bahan baku pestisida di kawasan Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan pencemaran lingkungan. Sedikitnya 10 hingga 15 ton bahan kimia dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.Manajer Operasional PT Biotek Sarana Tama, Lucky Hasan, mengatakan seluruh bahan baku pestisida yang tersimpan di dalam gudang ludes terbakar.Lihat Juga :Kebakaran Gudang Kimia di Tangsel: Air PDAM Tercemar, Ikan Keracunan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di dalam sekitar 10-15 ton," kata Lucky di lokasi, Rabu (11/2).Ia menjelaskan bahan baku tersebut tidak seluruhnya berbentuk cair, melainkan campuran antara padat dan cair. Produk itu, lanjutnya, merupakan pestisida impor asal China yang biasa digunakan perusahaan jasa pembasmi hama (pest control) untuk mengendalikan serangga seperti nyamuk, kecoa, dan rayap di wilayah Jabodetabek.
Menurut Lucky, dugaan pencemaran terjadi setelah proses pemadaman kebakaran menggunakan air. Air yang tercampur zat pestisida mengalir ke saluran dan kali di sekitar lokasi."Setelah sekian lama sudah langsung cokelat lagi," ujarnya terkait perubahan warna air.Ia mengakui ada laporan ikan mabuk hingga mati di aliran kali dan sungai sekitar. Namun, pihak perusahaan masih menunggu arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait perlu atau tidaknya penyebaran bahan penetralisir."Bentuknya serbuk padat, absorben. Tapi dicek di beberapa lokasi sudah enggak ada (pencemaran). Karena aliran air juga sebenarnya enggak banyak," katanya.Gudang kimia di Taman Tekno BSD terbakar pada Senin (9/2) sekitar pukul 04.25 WIB. Dampaknya meluas hingga ke daerah aliran sungai.Air Kali Jaletreng di Serpong sempat berubah warna menjadi putih dan ditemukan banyak ikan mati yang kemudian diambil warga.Pencemaran juga dilaporkan mencapai Sungai Cisadane. Ribuan ikan berbagai jenis disebut mabuk, bahkan warga di Kota dan Kabupaten Tangerang sempat menangkap ikan-ikan tersebut.Lihat Juga :Dinkes Ingatkan Risiko Kanker Konsumsi Air dan Ikan Cisadane TercemarPerusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang juga sempat menghentikan produksi air bersih akibat dugaan pencemaran.Lucky mengklaim kondisi saat ini telah terkendali. "PDAM sudah ada pernyataan normal juga, makanya untuk treatment-nya LH masih mempertimbangkan perlu atau tidak," ujarnya.
(arl/wis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260211144109-12-1327088/10-15-ton-bahan-pestisida-ludes-saat-kebakaran-gudang-kimia-tangsel
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Polri Bangun 18 Gudang Pangan, Target Ada di Seluruh Wilayah Polda
13 Feb 2026
Kemenhan: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah dari Italia
13 Feb 2026
Duta Bahasa Gugat UU ke MK, Minta Koreksi Penulisan Sumatra-Sumatera
13 Feb 2026
Prabowo soal Kasus Keracunan MBG: Itu 0,0006 Persen
13 Feb 2026
Kapolrestabes Medan Dalami Viral Pencuri Merokok Bersama Penyidik
13 Feb 2026
Pilot Senior Minta Pemerintah Perketat Pengamanan Bandara Perintis