TNI AL Siapkan Kapal Rumah Sakit dan Prajurit Marinir Dikirim ke Gaza
TNI Angkatan Laut (AL) telah mempersiapkan dua kapal rumah sakit dan prajurit Marinir untuk dikirim sebagai bagian dari pasukan Board of Peace di Gaza, Palestina. Kepala Staf Angka...
"Kami akan mengirimkan kapal rumah sakit, itu sudah jelas. Saat ini satu kapal sudah didaftarkan, tetapi bisa jadi lebih dari satu. Kami memiliki tiga kapal rumah sakit, maksimal dua akan kami siapkan. Satu yang pasti diberangkatkan, dan satu lagi sebagai cadangan," ujar Ali setelah meresmikan SPPG di Mako Puspomal, Jakarta Utara, pada Kamis (12/2).
Selain kapal rumah sakit, TNI AL juga menyiapkan prajurit dari Batalyon Kesehatan Lapangan Marinir, Batalyon Zeni Marinir, serta prajurit pendukung kesehatan lainnya. Jumlah pasti prajurit yang akan diberangkatkan masih menunggu arahan dari Mabes TNI.
Ali menjelaskan bahwa persiapan ini sudah dilakukan sejak lama. "Sebenarnya sudah disiapkan sejak lama. Begitu Bapak Presiden menyampaikan akan mengirim 20.000 (pasukan) pada saat itu, kami sudah menyiapkan. Jadi jika jumlahnya lebih kecil dari itu, kami mungkin lebih siap untuk mengirimkan," tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan juga mengonfirmasi bahwa TNI sudah menyiapkan prajurit untuk pasukan Board of Peace di Gaza. Pengiriman pasukan tersebut hanya tinggal menunggu perintah dari Presiden Prabowo Subianto.
"Intinya kami sudah siap. Mabes TNI dan Panglima TNI sudah menyiapkan prajurit kami untuk diberangkatkan kapan saja. Kami hanya menunggu perintah dan koordinasi kapan kami akan berangkat. Intinya kami sudah siap," kata Donny di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa (10/2).
Media Israel, KAN, pada Senin (9/2) melaporkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengirim Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) ke Jalur Gaza, Palestina. Laporan KAN, yang dikutip oleh Jerusalem Post, menyebutkan bahwa pasukan Indonesia bisa berada di Gaza dalam beberapa minggu mendatang. Hal ini bertepatan dengan rencana Presiden Donald Trump untuk mengadakan pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington pada 19 Februari mendatang.
Pada November tahun lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah mengesahkan resolusi usulan Amerika Serikat untuk membentuk BoP dan mengizinkan pengerahan pasukan ISF. Dengan resolusi ini, BoP diberikan wewenang untuk membentuk ISF yang dapat dikerahkan di bawah komando badan tersebut.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260212151224-20-1327531/tni-al-siapkan-kapal-rumah-sakit-dan-prajurit-marinir-dikirim-ke-gaza
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Apr 2026
Wanita Injak Alquran di Lebak untuk Bersumpah soal Make Up-Parfum
13 Apr 2026
ASN di Cilegon Jadi Pengedar Sabu demi Narkoba Gratis dan Rp1 Juta
13 Apr 2026
Polda Tegur Kapolres Solok Kota soal Rombongan Foto di Sitinjau Lauik
13 Apr 2026
Dipolisikan GAMKI, JK Bantah Pernyataannya di UGM Nista Ajaran Kristen
13 Apr 2026
FOTO: Buron Narkoba The Doctor Ditangkap hingga OTT Bupati Tulungagung
13 Apr 2026
Wagub Kalbar Cium Lutut KDM Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 T