Nasional 17 Feb 2026 6 views

Banjir Rob Pesisir Utara Surut, Lalin Surabaya-Gresik Kembali Normal

Banjir rob yang melanda kawasan pesisir utara Surabaya, tepatnya di Osowilangun, dilaporkan sudah surut pada Selasa (17/2) siang. Akibatnya, lalu lintas Surabaya-Gresik yang sempat...

Banjir Rob Pesisir Utara Surut, Lalin Surabaya-Gresik Kembali Normal
Banjir rob yang melanda kawasan pesisir utara Surabaya, tepatnya di Osowilangun, dilaporkan sudah surut pada Selasa (17/2) siang. Akibatnya, lalu lintas Surabaya-Gresik yang sempat terganggu kini berangsur normal.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyatakan bahwa setelah air surut, petugas segera melakukan pengecekan menyeluruh pada saluran bawah tanah. Menurutnya, luapan air sempat mencapai jalan utama, sehingga diperlukan koordinasi dengan petugas lalu lintas agar pembersihan dapat berjalan aman dan lancar.

Hidayat menjelaskan, sejak Senin (16/2) pagi, petugas telah turun ke lapangan untuk memastikan kondisi saluran dan membersihkan sampah di dalam saluran bawah jalan agar aliran air kembali normal. Pengerukan juga terus dilakukan secara bertahap untuk mencegah material menghambat aliran air. Lokasi penanganan utama berada di Sungai Kalianak, di mana gorong-gorong yang sebelumnya tertutup kini dibuka melalui *manhole* untuk optimasi proses pembersihan. Jika diperlukan, akses di sekitar lokasi juga akan ditutup sementara demi kelancaran pengangkutan sampah.

Ia menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga kebersihan saluran agar aliran air tetap lancar di masa mendatang. Selain penanganan di lapangan, Pemerintah Kota Surabaya juga mengoptimalkan operasional rumah pompa dan memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah pencegahan. Seluruh petugas disiagakan 24 jam dengan sistem kerja bergantian untuk memastikan respons cepat jika terjadi peningkatan debit air. Pompa dioperasikan terus-menerus dengan sistem *shift* (pagi, sore, malam), dan kesiapan bahan bakar serta sarana pendukung dipastikan aman.

Hidayat menambahkan bahwa kawasan Osowilangun memiliki keterkaitan dengan sejumlah jaringan sungai dan saluran utama, termasuk yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, penanganan banjir memerlukan sinergi lintas instansi agar hasilnya lebih optimal. Koordinasi terus dijalin dengan instansi tingkat nasional untuk saluran besar seperti Sungai Kalianak, Sungai Kandangan, dan alur menuju laut. Pemerintah Kota Surabaya selalu siap berkolaborasi demi kelancaran pengelolaan saluran serta menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.

Sebelumnya, BMKG Juanda mengimbau warga pesisir Surabaya untuk mewaspadai potensi banjir rob pada periode 13-20 Februari 2026 akibat pasang maksimum air laut. BMKG juga memprediksi potensi cuaca ekstrem pada 15-21 Februari 2026, meliputi hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga angin puting beliung.

Pemerintah Kota Surabaya berharap, setelah seluruh proses pembersihan selesai, aliran air dapat kembali normal dan kondisi lingkungan di kawasan Osowilangun kembali kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan saluran agar risiko banjir dapat diminimalkan.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260217163102-20-1328957/banjir-rob-pesisir-utara-surut-lalin-surabaya-gresik-kembali-normal
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.