Pembersih Kaca Gedung Tewas Usai Terombang-Ambing Badai di Surabaya
Surabaya, Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah Surabaya memicu kecelakaan...
Surabaya, Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah Surabaya memicu kecelakaan kerja maut di Gedung Apartemen Ascott, kawasan Pakuwon Mall, Senin (2/3).Satu orang dilaporkan meninggal dunia.Kejadian bermula pukul 14.30 WIB, saat dua orang pekerja, yakni Edy Suhartono dan Ribut Budiyanto, tengah melakukan aktivitas pembersihan kaca dinding gedung apartemen. Mereka menggunakan alat bantu gondola yang menggantung pada dinding bangunan.
Namun, saat pekerjaan berlangsung, hujan tiba-tiba turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang menyapu area tersebut. Kondisi ini membuat alat dan tempat bertumpu para pekerja berayun tak terkendali di udara.Dua pekerja itu terombang-ambing di atas ketinggian. Salah satunya masih bertumpu pada gondola. Sementara satu pekerja lainnya, kondisinya menggelantung terkait tali pengaman, tubuhnya berkali-kali terbanting dan menghantam gedung.
Cuaca Ekstrem Surabaya: 57 Pohon Tumbang, 4 Bangunan Rusak, 1 TewasProses evakuasi segera dilakukan oleh tim internal Pakuwon Mall dengan dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim, mengonfirmasi satu orang tewas dalam kejadian tersebut."Satu orang meninggal dunia," kata Rokhim saat dikonfirmasi.Korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Edy Suhartono, pria asal Blitar. Sementara itu, rekan kerja korban yang mengalami luka-luka, Ribut Budiyanto (53), warga Tambak Wedi Baru, Surabaya, saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS William Booth."Yang masih yang selamat dibawa ke RS William Booth. Yang meninggal masih di sini. Masih proses pemeriksaan inafis," ucapnya.Hingga berita ini diturunkan, area kejadian masih dalam pengamanan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai standar keamanan kerja saat kondisi cuaca buruk."Sudah selesai nunggu ini aja, nunggu proses pemeriksaan oleh kepolisian," pungkasnya. (frd/gil)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260302202547-20-1333570/pembersih-kaca-gedung-tewas-usai-terombang-ambing-badai-di-surabaya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
11 Apr 2026
Rano Karno Banggakan Jakarta Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara
11 Apr 2026
Satgas PRR Pastikan Data Penerima Huntara dan DTH Terus Diperbarui
11 Apr 2026
Pemprov Jatim Prihatin OTT Bupati Tulungagung, Tunggu Penetapan Hukum
11 Apr 2026
2 Wanita Lebak yang Viral karena Injak Al-Quran Jadi Tersangka
11 Apr 2026
Banjir Rendam Banggai Sulteng, Kerap Terjadi saat Hujan Deras
11 Apr 2026
KPK Segel Sejumlah Ruang Dinas PUPR Usai OTT Bupati Tulungagung