Nasional 06 Mar 2026 5 views

Jurus Satgas PRR Penuhi Target Nol Pengungsi di Tenda Jelang Idulfitri

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan tidak ada lagi pengu...

Jurus Satgas PRR Penuhi Target Nol Pengungsi di Tenda Jelang Idulfitri
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan tidak ada lagi pengungsi korban bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang tinggal di tenda sebelum Idulfitri 2026.

Pernyataan ini disampaikan Tito saat meninjau hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Jumat (6/3). Ia menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan melalui percepatan pembangunan huntara dan penyaluran berbagai bantuan sosial, termasuk Dana Tunggu Hunian (DTH).

Pemerintah saat ini gencar mendorong pemindahan pengungsi dari tenda ke huntara atau melalui skema bantuan DTH. Jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda disebut terus berkurang secara signifikan. Saat ini, pengungsi yang masih tinggal di tenda hanya tersisa di Aceh, serta Tapteng dan Tapsel, Sumut. Sementara itu, seluruh pengungsi di Sumbar telah berpindah.

Tito menyebutkan bahwa jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini sekitar 6.000 orang, menurun drastis dari 11.000 orang pada pekan sebelumnya. Targetnya, sebelum Idulfitri, mereka semua sudah menempati huntara atau memanfaatkan DTH.

Selain mempercepat pembangunan huntara, pemerintah juga menyiapkan dukungan logistik bagi para penyintas selama masa transisi. Kebutuhan makan pengungsi akan ditanggung oleh BNPB selama 10 hari ke depan, sebelum skema bantuan sosial dari Kementerian Sosial, seperti uang lauk pauk atau jaminan hidup (jadup), berjalan penuh.

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga meninjau berbagai model huntara yang dibangun oleh berbagai pihak, termasuk BNPB, Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, serta hasil kerja sama masyarakat dan organisasi relawan. Ia menjelaskan perbedaan karakteristik huntara tersebut, misalnya huntara BNPB yang tidak memiliki ranjang tetapi dilengkapi dapur dan toilet pribadi, sementara huntara Danantara dan Kementerian PU memiliki ranjang dan kipas angin, namun dapur dan kamar mandinya bersifat komunal.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260306150421-25-1335099/jurus-satgas-prr-penuhi-target-nol-pengungsi-di-tenda-jelang-idulfitri
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.