Nasional 06 Mar 2026 5 views

Ratusan WNA Izin Tinggal Darurat di Bali Buntut Konflik Timur Tengah

Ratusan WNA Memperoleh Izin Tinggal Darurat di Bali Akibat Konflik Timur Tengah Sebanyak 302 warga negara asing (WNA) di Bali telah menerima Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) d...

Ratusan WNA Izin Tinggal Darurat di Bali Buntut Konflik Timur Tengah
Ratusan WNA Memperoleh Izin Tinggal Darurat di Bali Akibat Konflik Timur Tengah

Sebanyak 302 warga negara asing (WNA) di Bali telah menerima Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) dari Imigrasi hingga Kamis (5/3). Pemberian izin ini merupakan dampak dari konflik di Timur Tengah.

Rinciannya, Kantor Imigrasi Ngurah Rai telah menerbitkan 244 ITKT sejak Senin (2/3), sementara Kantor Imigrasi Denpasar mengeluarkan 58 ITKT.

Kepala Imigrasi Denpasar, R Haryo Sakti, mengimbau seluruh WNA yang terdampak di wilayah kerjanya untuk segera mengurus administrasi secara langsung. Para pemohon diharapkan membawa paspor asli, surat pembatalan penerbangan dari maskapai, serta bukti tiket yang dibatalkan.

Fasilitas ITKT ini berlaku selama 30 hari dan dapat diperpanjang sesuai perkembangan situasi di lapangan. Selain izin darurat, pemerintah juga memberikan keringanan berupa pembebasan denda bagi WNA yang mengalami *overstay* akibat pembatalan penerbangan. Berdasarkan regulasi, WNA yang *overstay* di bawah 60 hari biasanya dikenakan denda Rp1 juta per hari.

Haryo Sakti juga menjelaskan bahwa jalur penerbangan Timur Tengah, khususnya Dubai, Doha, dan Abu Dhabi, masih dibuka secara terbatas.

Sebelumnya, setelah penutupan jalur udara di kawasan tersebut sejak 28 Februari, maskapai Emirates dengan nomor penerbangan EK-369 akhirnya terbang kembali pada Kamis (5/3) tengah malam sekitar pukul 00.40 WITA. Pesawat Airbus A-380 itu sempat terparkir selama empat malam di Bandara Ngurah Rai sebelum diberangkatkan kembali dari Bali menuju Dubai.

Sementara itu, maskapai Etihad dengan nomor penerbangan EK-477 pada Kamis (5/3) dibatalkan, dan Qatar Airways masih membatalkan penerbangannya pada 5-6 Maret berdasarkan data FlightRadar24.

Menurut data pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, hingga Rabu (4/3), total 35 penerbangan internasional dibatalkan—terdiri dari 20 keberangkatan dan 15 kedatangan—akibat konflik di Timur Tengah. Akibatnya, sebanyak 5.905 calon penumpang internasional gagal terbang.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260306151902-20-1335101/ratusan-wna-izin-tinggal-darurat-di-bali-buntut-konflik-timur-tengah
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.