Nasional 12 Mar 2026 3 views

Kemenkes Kebut Imunisasi Campak Sebelum Idulfitri 2026

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat imunisasi campak di seluruh Indonesia menyusul peningkatan kasus dan dugaan kasus campak. Hingga pekan kedelapan tahun 2026, tercatat 1...

Kemenkes Kebut Imunisasi Campak Sebelum Idulfitri 2026
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat imunisasi campak di seluruh Indonesia menyusul peningkatan kasus dan dugaan kasus campak. Hingga pekan kedelapan tahun 2026, tercatat 10.453 dugaan kasus campak, dengan penambahan 506 kasus dibandingkan pekan sebelumnya. Beberapa daerah bahkan telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan cakupan imunisasi campak mencapai 95 persen dalam 1-2 minggu sebelum Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Percepatan ini penting karena mobilitas masyarakat yang tinggi saat mudik berpotensi memperluas penyebaran virus.

"Hari ini sudah berjalan satu minggu. Saya melihat hasilnya penetrasinya bagus. Angka pastinya saya belum dapat. Tapi memang kita mengejar ini kalau bisa sebelum Lebaran," ujar Menkes Budi di Jakarta pada Kamis (12/3).

Imunisasi telah dilaksanakan di 50 kabupaten/kota. Budi menjelaskan, satu orang penderita campak berisiko menularkan ke 12-18 orang lainnya. Untuk menahan penularan, 95 persen populasi harus memiliki kekebalan melalui imunisasi, mirip dengan penanganan Covid-19.

Percepatan imunisasi ini digencarkan melalui puskesmas dan posyandu, serta mendapat dukungan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Sebelumnya, Kemenkes juga menyatakan akan membuka layanan pemberian vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik. Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, dalam konferensi pers pada Jumat (6/3), menegaskan kesiapan Kemenkes untuk mengantisipasi pemudik dengan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak.

Kemenkes menjamin keamanan vaksin MR yang digunakan dalam imunisasi campak karena telah memiliki izin edar dari BPOM dan melalui evaluasi ketat WHO, dengan efek samping yang wajar dan sementara. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait pemilihan vaksin dalam program vaksinasi nasional, khususnya untuk campak.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260312142940-20-1337264/kemenkes-kebut-imunisasi-campak-sebelum-idulfitri-2026
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.