Nasional 16 Mar 2026 5 views

Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Diduga Dilakukan 4 Orang

Polisi menduga empat orang terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Kesimpulan...

Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Diduga Dilakukan 4 Orang
Polisi menduga empat orang terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Kesimpulan ini didapat setelah kepolisian menganalisis 86 kamera CCTV dan 2.610 video dengan total durasi 10.320 menit.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa rekaman CCTV menunjukkan keempat terduga pelaku menggunakan dua sepeda motor dan menunggu korban di depan KFC Cikini, Jakarta Pusat.

"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini," kata Iman dalam konferensi pers pada Senin (16/3).

Dari lokasi tersebut, para pelaku kemudian membuntuti Andrie Yunus menuju Jalan Diponegoro, lalu berlanjut ke Jalan Salemba 1, tempat insiden penyiraman air keras terjadi.

"Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1," tambah Iman.

Iman menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyidikan dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kasus ini.

Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam. Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, setelah Andrie menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujar Dimas dalam keterangan tertulis pada Jumat (13/3).

Setelah kejadian, Andrie segera dilarikan ke rumah sakit dan mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Dimas juga mengungkapkan ciri-ciri terduga pelaku. Pelaku pertama mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana gelap (diduga jeans), dan helm hitam. Sementara itu, pelaku kedua (penumpang) mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai 'buff' berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos biru tua, dan celana panjang biru yang dilipat menjadi pendek (diduga berbahan jeans).

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260316133347-12-1338606/serangan-air-keras-ke-aktivis-kontras-diduga-dilakukan-4-orang
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.