Terlatih, Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Tenang saat Beraksi
Judul: Terlatih, Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Tenang saat Beraksi Jakarta, Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie...
Jakarta, Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, sudah terlatih.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan para pelaku sangat tenang dan tidak ada kepanikan."Apakah jaringannya sudah terlatih? Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (16/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam melakukan apa perjalanan dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian," imbuhnya.Iman menambahkan para pelaku juga tidak panik setelah melakukan penyiraman air keras ke korban dan langsung kabur sesuai rute pelariannya masing-masing.
Pilihan RedaksiSerangan Air Keras ke Aktivis KontraS Diduga Dilakukan 4 Orang4 Terduga Pelaku Siram Air Keras Andrie Kabur ke Kalibata hingga BogorPolisi Temukan Helm Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS"Kemudian pasca kejadian mereka dari dua motor ini masing-masing dengan kecepatan atau perilaku yang lebih dari yang sebelumnya ya," tuturnya.Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB."Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.Dimas turut mengungkap ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.Sementara, pelaku kedua yakni penumpang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai 'buf' berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.
(tfq/isn)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260316140937-12-1338625/terlatih-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-tenang-saat-beraksi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Cadas Pangeran Ditutup Akibat Longsor, Lalin Dialihkan Tol Cisumdawu
09 Apr 2026
JK Polisikan Rismon dan Protes: Kasus Ijazah Jokowi Sudah Bikin Resah
09 Apr 2026
TKA SMP Gelombang I Berjalan Lancar, Sistem dan Partisipasi Terkendali
09 Apr 2026
Warga Pidie Jaya Aceh Kembali Mengungsi Akibat Banjir
09 Apr 2026
Poin-Poin Penting dalam Taklimat Presiden Prabowo
09 Apr 2026
PAN: Pernyataan Saiful Mujani Hanya Buih di Lautan, Bukan Gelombang