Ketum PP Muhammadiyah soal Lebaran: Tak Perlu Memvonis yang Beda
Judul: Ketum PP Muhammadiyah soal Lebaran: Tak Perlu Memvonis yang Beda Jakarta, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta para tokoh agama untuk menghin...
Jakarta, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta para tokoh agama untuk menghindari ujaran atau pernyataan menyangkut beda waktu penetapan Idulfitri 1447 H yang bisa memperkeruh suasana."Para tokoh agama hindarilah ujaran-ujaran, pernyataan-pernyataan yang justru menimbulkan suasana yang tidak baik di masyarakat," kata Haedar usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 H di UMY, Bantul, DIY, Jumat (20/3).Haedar meyakini bangsa Indonesia mampu bersikap paling dewasa di tengah situasi atau urusan perbedaan macam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi30 Kata-kata Minta Maaf Idul Fitri yang Tulus dan Menyentuh HatiGak Mudik? Ini Daftar Tempat Wisata di Jakarta yang Buka Saat LebaranFakta-fakta Sidang Isbat hingga Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 MaretOleh karena itu pula Haedar berharap kepada siapa saja agar tak perlu mencari-cari argumen apa pun sebagai pembenaran diri dan memvonis pihak lain terkait beda waktu lebaran ini.
"Tidak perlu kita centang, mempertajam perbedaan. Pertama, karena kita sudah biasa berbeda. Yang kedua, tidak perlu mencari argumen apapun untuk membenarkan diri lalu memvonis pihak lain yang berbeda, baik yang orientasinya kewargaan maupun orientasinya kepemerintahan," harapnya.Lebih lanjut, Haedar berharap umat muslim untuk lebih memprioritaskan kekhusyukan pelaksanaan ibadah demi meningkatkan kualitas diri."Jalani Idulfitri, baik yang tanggal 20 [Maret] maupun yang tanggal 21, bahkan ada yang kemarin, untuk lebih khusyuk dalam beribadah dan menimbulkan kesalehan jiwa dan pikiran, sehingga kita tidak digoda oleh hasrat-hasrat perbedaan yang menajamkan keretakan dan luruhnya ukhuwah," ucap Haedar.PP Muhammadiyah sudah menentukan 1 Syawal atau Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat 20 Maret 2026. Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.Sementara Pemerintah RI menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret, berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kemenag kemarin, Kamis (19/3). (kum/har)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260320092228-20-1339816/ketum-pp-muhammadiyah-soal-lebaran-tak-perlu-memvonis-yang-beda
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Karhutla Riau, Api Mulai Dekati Permukiman Warga di Bengkalis
08 Apr 2026
4 Saksi Biro Travel Haji Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK
08 Apr 2026
Korban Tewas Longsor di Deliserdang Sumut Bertambah Jadi 5 Orang
08 Apr 2026
Lama di Belanda, Arca Shiva dan Prasasti Damalung Bakal Pulang ke RI
08 Apr 2026
Jusuf Kalla Turun Gunung, Lapor Langsung soal Rismon ke Bareskrim
08 Apr 2026
Kemenag Pangkas 65 Persen Perjalanan Dinas