Ratusan Warga Cikupa Tangerang Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal
Judul: Ratusan Warga Cikupa Tangerang Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal Jakarta, Sebanyak 800 jemaah di Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangera...
Jakarta, Sebanyak 800 jemaah di Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/3).Pelaksanaan salat Id tersebut berlangsung lebih awal dibandingkan penetapan pemerintah melalui Kementerian Agama RI yang menetapkan Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, melalui sidang isbat pada Kamis (19/3) lalu.Lihat Juga :Khidmat Salat Id Muhammadiyah dari Lapangan Lodaya hingga Papua
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan .com di lokasi sejak pukul 06.00 WIB, jemaah mulai berdatangan ke masjid untuk mengikuti salat Id. Para jemaah laki-laki terlihat memenuhi area dalam masjid dua lantai tersebut.Salat Idulfitri dimulai sekitar pukul 06.46 WIB dan dipimpin oleh KH Didin, dengan KH Tubagus Adang Harun bertindak sebagai khatib.
Usai pelaksanaan salat, para jemaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Adapun area parkir di sekitar masjid tampak dipadati kendaraan roda dua milik jemaah.Pilihan RedaksiKebun Raya Bogor Akan Disulap Jadi Lokasi Salat Id 2026Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Lapangan Lodaya untuk Salat IdAntisipasi Parkir Liar, Polisi Bersiaga di Sekitar Istiqlal BesokKH Tubagus Adang Harun menjelaskan, jemaah Masjid Jami Asy-Syakur merupakan bagian dari kelompok pengajian Ahlussunnah Wal Jamaah yang berafiliasi dengan Pesantren Al-Istiqlaliyah, Cilongok, Pasar Kemis.Ia menyebut, perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri dengan pemerintah disebabkan oleh perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, khususnya dalam penggunaan metode hisab."Khususnya kami mengikuti guru besar yang di Cilongok ya, kemudian ini juga berdasarkan hisab sebetulnya," kata Tubagus.Dalam khutbahnya, Tubagus mengangkat tema kesederhanaan hidup dan mengajak jemaah untuk menghindari perilaku konsumtif."Dalam ceramah tadi kami mengajak jemaah untuk hidup hemat dan sederhana, InsyaAllah dengan hemat, hidup akan tenang," Tubagus menjelaskan.Selain itu, ia juga mengimbau agar perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Perbedaan ini harus menjadi bagian dari keberagaman yang tetap dijaga dengan sikap saling menghormati."Mudah-mudahan dengan adanya perbedaan ini menjadikan rahmat, jangan ada perpecahan apalagi sampai ada pertengkaran dan sebagainya," imbau Tubagus. (dod/rti)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260320111158-20-1339850/ratusan-warga-cikupa-tangerang-gelar-salat-idulfitri-lebih-awal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Karhutla Riau, Api Mulai Dekati Permukiman Warga di Bengkalis
08 Apr 2026
4 Saksi Biro Travel Haji Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK
08 Apr 2026
Korban Tewas Longsor di Deliserdang Sumut Bertambah Jadi 5 Orang
08 Apr 2026
Lama di Belanda, Arca Shiva dan Prasasti Damalung Bakal Pulang ke RI
08 Apr 2026
Jusuf Kalla Turun Gunung, Lapor Langsung soal Rismon ke Bareskrim
08 Apr 2026
Kemenag Pangkas 65 Persen Perjalanan Dinas