Gubernur Jambi Geram BBM Subsidi Dipakai untuk Tambang Ilegal
Judul: Gubernur Jambi Geram BBM Subsidi Dipakai untuk Tambang Ilegal Jakarta, Gubernur Jambi Al Haris menyoroti alokasi bahan bakar minyak (BBM) subsidi "bocor' alias tidak tepat...
Jakarta, Gubernur Jambi Al Haris menyoroti alokasi bahan bakar minyak (BBM) subsidi "bocor' alias tidak tepat sasaran karena dialihkan untuk kegiatan industri, khususnya aktivitas tambang ilegal.Al Haris mengaku sudah mendapat laporan mengenai oknum-oknum yang nekat menggunakan bahan bakar jatah rakyat demi keuntungan pribadi ke sektor pertambangan.Lihat Juga :Nekat Beroperasi saat Libur Lebaran, 124 Perusahaan Truk Kena Sanksi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin kita mendapatkan laporan, bahwa BBM subsidi dikirim ke tambang liar, ada juga oknum pelakunya tertangkap oleh kepolisian," tegas Gubernur Al Haris di Jambi, Selasa (24/3), dikutip dari Antara.Padahal, potensi kecurangan ini yang selalu di wanti-wanti, janganlah gunakan BBM subsidi ke industri.
Al Haris menyayangkan masih ada "oknum nakal" yang membeli BBM subsidi di SPBU untuk keperluan tambang ilegal. Pihaknya meminta seluruh pengelola dan petugas SPBU harus bersikap konsisten dan disiplin dalam menyalurkan alokasi BBM.Mengingat minyak subsidi merupakan hak masyarakat luas, bukan untuk perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kemampuan finansial membeli BBM nonsubsidi.Lihat Juga :Kemhan Siapkan Skema Kerja 4 Hari untuk Efisiensi BBMAl Haris berharap dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dari pihak SPBU dan tindakan tegas dari aparat penegak hukum, distribusi BBM subsidi di Provinsi Jambi dapat lebih tepat sasaran, dan bisa meminimalisir praktik tambang ilegal yang merugikan daerah.Selain itu, pihaknya memberikan apresiasi langkah kepolisian yang telah menangkap sejumlah oknum pelaku penyalahgunaan minyak subsidi."Kita minta petugas SPBU jangan sampai ada pula yang bermain, harus konsisten demi mengutamakan masyarakat. Itu hak mereka, jangan berikan kepada perusahaan karena uang mereka banyak," ujarnya.Provinsi Jambi menerima alokasi jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak Biosolar sebesar 336.013 Kiloliter (Kl) dan sebanyak 426.539 Kl alokasi jenis bahan bakar minyak khusus penugasan (JBKP) untuk Pertalite.Hingga akhir Februari 2026, JBT yang sudah terserap sebanyak 55.461 Kl atau 16 persen. Sedangkan serapan JBKP hingga akhir bulan yang sama, realisasi sebanyak 69.306 Kl, posisi 16 persen. (fra/antara/fra)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260325073519-20-1341025/gubernur-jambi-geram-bbm-subsidi-dipakai-untuk-tambang-ilegal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Solidaritas Kebangsaan Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Andrie Yunus
07 Apr 2026
Komisi III DPR: Jaksa Tak Bisa Kasasi Vonis Bebas Aktivis Delpedro Cs
07 Apr 2026
Gubernur Kaltim Buka Suara soal Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar
07 Apr 2026
Istri Ono Surono Diperiksa KPK Terkait Penyitaan Barang di Rumahnya
07 Apr 2026
Andrie Yunus Tulis Surat, Minta Koalisi Sipil Dorong Pembentukan TGPF
07 Apr 2026
Momen Gibran Ikut Pikul Salib Pawai Paskah di Kupang NTT