Nasional 31 Mar 2026 4 views

Komisi I Desak Evaluasi Total Pengiriman Prajurit TNI ke Lebanon

Judul: Komisi I Desak Evaluasi Total Pengiriman Prajurit TNI ke Lebanon Jakarta, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menegaskan pemerintah dan TNI harus segera mengevaluasi tota...

Komisi I Desak Evaluasi Total Pengiriman Prajurit TNI ke Lebanon
Judul: Komisi I Desak Evaluasi Total Pengiriman Prajurit TNI ke Lebanon

Jakarta, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menegaskan pemerintah dan TNI harus segera mengevaluasi total pengiriman pasukan dalam misi perdamaian dunia di Lebanon (UNIFIL).Desakan evaluasi itu disampaikan Dave menyusul insiden dua prajurit TNI yang kembali gugur akibat serangan Israel, sehari setelah satu prajurit atas nama Praka Farizal Romadhon juga tewas."Saya terus menyampaikan untuk dilakukan evaluasi mendalam, evaluasi ulang akan keberadaan prajurit kita di sana," ujar Dave di kompleks parlemen, Selasa (31/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dave, TNI mestinya telah melakukan rotasi penempatan prajurit per Mei. Nantinya, kata dia, TNI bisa mengurangi atau bahkan mengubah strategi operasi menjadi hanya di area markas."Apakah itu mereka perlahan dikurangi jumlahnya, atau operasinya itu diubah menjadi tetap berada di dalam markas, atau bagaimana," ujarnya.
Pilihan Redaksi3 Prajurit TNI Tewas, DPR Sentil Israel dan Minta RI Tegas Lewat BoPIbunda Cerita Praka Farizal Hadapi Situasi Darurat di LebanonPraka Farizal Harusnya Selesai Bertugas di Lebanon April 2026Namun, dia menyerahkan keputusan itu pada Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan. Hanya saja, Dave menilai keselamatan prajurit yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB atau UNIFIL di Lebanon harus menjadi prioritas."Nah, kalau memang perang masih berkecamuk antara Hizbullah dengan Israel dan jelas ini bukan hanya membahayakan dan telah menewaskan prajurit kita, ya harus ada ketegasan eh baik dari PBB itu sendiri, atau juga dari Mabes TNI," katanya.Ketiga prajurit TNI tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur. Dalam pernyataannya, UNIFIL menyampaikan dua prajurit TNI yang gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui.Sementara itu, prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).Dalam pernyataan di media sosial X, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan serangan keji terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB yang terulang ini sama sekali tidak bisa diterima.Indonesia menegaskan serangan ini tidak dapat dipandang sebagai kejadian yang terpisah, melainkan mencerminkan situasi keamanan yang semakin memburuk di Lebanon Selatan."Indonesia terus mengutuk keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang secara signifikan meningkatkan risiko yang dihadapi oleh peacekeepers PBB serta melemahkan pelaksanaan mandat UNIFIL sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan 1701 (2006)," ujar Kemlu RI.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260331161728-32-1343003/komisi-i-desak-evaluasi-total-pengiriman-prajurit-tni-ke-lebanon
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.