Survei: 83 Persen Warga RI Kecam AS-Israel Serang Iran
Survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa sebagian besar ma...
Survei yang melibatkan 1.066 responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah ini dilaksanakan pada 12-31 Maret. Hasilnya, 83 persen responden menyatakan tidak setuju dengan serangan tersebut, dengan rincian 60,1 persen tidak setuju dan 23,0 persen sangat tidak setuju.
Sebaliknya, hanya 0,2 persen responden yang sangat setuju dan 4,7 persen yang setuju, sehingga total yang setuju hanya 4,9 persen.
Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa mayoritas responden juga tidak setuju dengan pembunuhan sejumlah pemimpin Iran oleh AS-Israel, meskipun tindakan tersebut diklaim untuk mengatasi ancaman nuklir di kawasan. Sebanyak 45,9 persen responden tidak setuju dan 9,4 persen sangat tidak setuju.
Serangan pertama AS-Israel ke Iran terjadi pada 28 Februari 2026, yang mengakibatkan tewasnya beberapa pemimpin Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei kemudian digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, yang juga dikabarkan terluka akibat serangan tersebut.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap Israel dan beberapa pangkalan militer AS di negara-negara Teluk. Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dan gas, yang menyebabkan kenaikan harga minyak dunia.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260402142135-20-1343718/survei-83-persen-warga-ri-kecam-as-israel-serang-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
4 Sekolah di OKU Sumsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
05 Apr 2026
Sungai Cimaceri Meluap, Pagedangan Tangerang Terendam Banjir 1 Meter
05 Apr 2026
Pemprov DKI Copot Baliho Film Horor Ini Gegara Bikin Takut Warga
05 Apr 2026
Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi
05 Apr 2026
Jalur Garut-Bandung Padat saat Long Weekend Paskah, One Way Diterapkan
05 Apr 2026
TNI AD Minta Maaf Kecelakaan Truk di Kalideres Tewaskan Lansia