Pengungsi Banjir Demak Melonjak Jadi 2.893 Imbas Tanggul Jebol
Judul: Pengungsi Banjir Demak Melonjak Jadi 2.893 Imbas Tanggul Jebol Jakarta, Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Ba...
Jakarta, Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak mencatat sebanyak 2.839 jiwa dari sembilan desa mengungsi akibat luapan air Sungai Tuntang yang diperparah jebolnya tanggul.Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Agus Sukiyono mengatakan para pengungsi saat ini tersebar di sedikitnya 14 lokasi. Tempat pengungsian tersebut meliputi balai desa, kantor kecamatan, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah warga."Ribuan pengungsi tersebut mengungsi ke sejumlah tempat, mulai dari balai desa, kantor kecamatan, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah warga. Total ada 14 lokasi pengungsian," kata Agus, Sabtu (4/4) mengutip Antara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Banjir Demak: 583 Warga Mengungsi, Satu Orang HilangPemerintah daerah bersama relawan terus melakukan penanganan terhadap para pengungsi. Upaya tersebut mencakup pendataan warga terdampak serta pemenuhan kebutuhan dasar, seperti logistik, layanan kesehatan, dan penyediaan tempat tinggal sementara.
Banjir terjadi setelah tanggul Sungai Tuntang jebol di enam titik pada Jumat (3/4) pagi. Rinciannya, tiga titik berada di Desa Trimulyo dengan panjang kerusakan sekitar 30 meter dan 10 meter, serta tiga titik lainnya di Desa Sidoharjo dengan panjang sekitar 15 meter.Jebolnya tanggul menyebabkan air sungai meluap dan merendam permukiman warga. Sejumlah desa terdampak tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Guntur (Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, dan Bumiharjo), Kecamatan Karangtengah (Desa Ploso), Kecamatan Wonosalam (Desa Lempuyang), serta Kecamatan Kebonagung (Desa Sarimulyo dan Solorire).Ketinggian air dilaporkan bervariasi, bahkan di beberapa titik mencapai 100 hingga 140 sentimeter. Meski demikian, BPBD menyebut tren genangan mulai menunjukkan penurunan di sejumlah wilayah.Lihat Juga :Waspada Teror 'Godzilla' El Nino Mulai April, Kemarau Lebih Panjang?"Namun, tren untuk hari ini mulai menurun, baik di Desa Trimulyo maupun desa-desa lainnya," ujarnya.Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pendataan lanjutan serta evakuasi terhadap warga yang diduga masih bertahan di rumah. Pemerintah Kabupaten Demak juga telah mengambil sejumlah langkah penanganan darurat, seperti koordinasi dengan pemerintah desa dan Forkopimcam, asesmen wilayah terdampak, serta distribusi karung pasir untuk memperkuat tanggul yang jebol.Selain itu, upaya lanjutan terus dilakukan melalui pemantauan wilayah terdampak, pendataan kerusakan, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan keselamatan warga tetap terjaga. (tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260404113541-20-1344185/pengungsi-banjir-demak-melonjak-jadi-2893-imbas-tanggul-jebol
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
4 Sekolah di OKU Sumsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
05 Apr 2026
Sungai Cimaceri Meluap, Pagedangan Tangerang Terendam Banjir 1 Meter
05 Apr 2026
Pemprov DKI Copot Baliho Film Horor Ini Gegara Bikin Takut Warga
05 Apr 2026
Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi
05 Apr 2026
Jalur Garut-Bandung Padat saat Long Weekend Paskah, One Way Diterapkan
05 Apr 2026
TNI AD Minta Maaf Kecelakaan Truk di Kalideres Tewaskan Lansia