Dua Desa Terlibat Bentrok di Halmahera Tengah Sepakat Damai
Judul: Dua Desa Terlibat Bentrok di Halmahera Tengah Sepakat Damai Jakarta, Warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utar...
Jakarta, Warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara yang bentrok beberapa hari lalu sepakat damai, pada Selasa (7/4) sore.Proses perdamaian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Pemerintah Daerah, Aparat TNI-Polri serta tokoh masyarakat dipertemukan dalam satu forum untuk mencari solusi terbaik. Hasilnya, kedua pihak berkomitmen menyelesaikan persoalan secara damai serta menolak segala bentuk kekerasan pada masa mendatang.Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji menegaskan bahwa pemerintah bersama TNI-Polri hadir sebagai fasilitator untuk menyatukan kembali masyarakat yang sempat terpecah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah bersama TNI-Polri telah memfasilitasi pertemuan ini. Alhamdulillah, berjalan dengan baik dan mampu menyatukan berbagai persoalan yang sebelumnya terurai. Dari sini kita merajut kembali kebersamaan menjadi satu kekuatan untuk melangkah ke depan, membangun daerah, serta merawat persatuan di tengah masyarakat," kata Ikram saat menggelar pertemuan perdamaian.Lihat Juga :Kapolda Malut Tegaskan Bentrok di Halmahera Tengah Tak Terkait SARA
Sementara itu, Kapolda Maluku Utara Irjen Waris Agono mengatakan pihaknya bersama TNI berkomitmen mengamankan wilayah sekaligus membuka ruang dialog bagi kedua kelompok desa.Waris menyebut kasus pembunuhan berujung bentrokan antardesa yang terjadi di Halmahera Tengah tidak berkaitan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Ia menyebut peristiwa tersebut diduga dipicu oleh provokasi serta informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.Ia berkata bentrokan tersebut murni persoalan antar kampung yang seharusnya dapat terselesaikan secara bijak. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan konflik."Yang paling utama adalah bagaimana kita semua bisa kembali hidup damai. Karena damai itu sejuk, damai itu menenangkan," ujarnya.Lihat Juga :Gubernur Sherly Tjoanda Buka Suara Usai Konflik Warga Halmahera TengahSebelumnya, bentrokan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Sejumlah harta benda bahkan tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar.Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.Perdamaian ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa yang bertetangga di Patani Barat. Dari konflik yang terjadi, kini terbuka kembali ruang untuk bersatu, memperkuat kebersamaan, dan membangun masa depan yang lebih baik. (fra/sai/fra)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260407223028-20-1345358/dua-desa-terlibat-bentrok-di-halmahera-tengah-sepakat-damai
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Polisi Kerahkan 1.031 Personel Kawal Demo BEM UI di Gambir Jakpus
08 Apr 2026
Amnesty Internasional Kritik Vonis 7 Bulan Admin @bekasi_menggugat
08 Apr 2026
KPK Maraton Periksa 63 Pejabat Pemkab Pekalongan Kasus Fadia Arafiq
08 Apr 2026
Temuan Polisi Kasus 4 Pekerja Tewas di Bak Penampungan Air di Jaksel
08 Apr 2026
Dewas Tak Kunjung Panggil Pimpinan KPK soal Tahanan Rumah Yaqut
08 Apr 2026
Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Aduan JAKI Dibalas AI