Kemenkes Wanti-Wanti Penularan Campak 18 Kali Lebih Tinggi dari Covid
Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewanti-wanti tingkat penularan campak bisa 18 kali lebih tinggi dari virus Covid-19.Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sad...
"Jadi ini penyakit yang di seluruh dunia, penyakit menular yang paling menular. Paling menular," imbuhnya.Lihat Juga :4 Daerah di Sulsel Berstatus KLB Campak, Total 169 Kasus Positif
Meski begitu, Budi mengatakan campak bukan tidak bisa ditangani. Saat ini, perawatan hingga vaksin untuk mencegah penularan campak telah tersedia. Tingkat fatalitas penyakit tersebut hanya terjadi oleh efek samping, misalnya infeksi di paru-paru atau otak."Jadi meninggalnya karena efek samping dari penyakit ini sendiri, sama seperti Covid juga meninggalnya karena efek samping dari antibodinya kita terhadap virus itu," katanya.Di sisi lain, meski termasuk jenis penyakit paling menular, campak juga tidak semematikan ebola atau tuberkulosis (TBC). Sehingga, tingkat fatalitas juga bisa disebabkan karena vaksinasi yang tidak dilakukan."Ini penyakit menular yang paling tinggi penularannya. Kemudian sebenarnya tidak apa istilahnya, tidak semematikan penyakit seperti Ebola atau even Tuberkulosis, dan penyebab kematiannya adalah karena efek sampingnya, karena efek sampingnya," kata Budi.
(thr/isn)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260420151246-20-1350045/kemenkes-wanti-wanti-penularan-campak-18-kali-lebih-tinggi-dari-covid
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
20 Apr 2026
Menteri HAM: Kontak Tembak di Papua Tengah, 15 Warga Sipil Tewas
20 Apr 2026
Dua Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara Kasus Korupsi Kredit
20 Apr 2026
5 Orang Satu Keluarga Diduga Dibunuh di Desa Benangin II Kalteng
20 Apr 2026
Gempa M7,4 Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia
20 Apr 2026
Kemenhaj: Kartu Nusuk Haji Dibagikan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
20 Apr 2026
Giant Sea Wall Bakal Dibangun Bertahap, Dimulai dari Pantura Jawa