9 Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia di Tanah Suci
Surabaya, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 10 jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia hingga hari ke-27 operasional pemberangkatan...
Kemudian Mustika Rajim D (75) Kloter 47 Gresik, Suyono Reso (58) Kloter 62 Jombang, Dumaiyah Gopur (67) Kloter 6 Pasuruan, Asraf Sudam (65) Kloter 1 Probolinggo, dan Tarni Talikah Kastamun (66) Kloter 55 Sidoarjo.Sedangkan satu jemaah yang meninggal di tanah air adalah Tini Atmin (56) dari Kloter 43 Kabupaten Gresik. Ia meninggal dunia akibat sakit jantung saat menjalani perawatan medis di RSUD Haji Surabaya.
Keberangkatan 89 Calon Jemaah Haji Ilegal Ditunda Imigrasi Soetta"Atas nama PPIH Embarkasi Surabaya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, Senin (18/5).Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat ada belasan jemaah yang terpaksa tertunda terbang ke Arab Saudi akibat faktor kesehatan. Hingga saat ini, sebanyak 13 jemaah masih tertahan di Asrama Haji, yang terdiri dari 10 jemaah sakit, satu pendamping, dan dua jemaah kategori lain.Daftar jemaah yang tertunda di embarkasi meliputi Manah Saram Kloter 73 Pamekasan, Nawawi Syamsul Arifin dan Abdul Manaf dari Kloter 86 Bondowoso, Sahwati Marta Is Kloter 87 Bondowoso, Rafiin P Supatri dan Fathor Rahman Bunawardi Kloter 89 Situbondo."Selanjutnya dari Jember ada Ahmad Dahlan Said Kloter 92, Abd Rohmat Kloter 95, serta Bahauddin Sajemur Saundar, Sundari Mudin Sabet, dan Suswati Sabue Naima selaku pendamping Kloter 96. Dua jemaah lainnya yakni Regina Kasbun (tunda sakit) dan Budiman Her pendamping dari Kloter 93 asal Jember saat ini berada di KNO Medan," ujarnya.Secara umum, keberangkatan Embarkasi Surabaya telah menyentuh angka 83 persen dari total rencana. Sebanyak 36.413 jemaah dan petugas yang terbagi dalam 96 kloter telah diterbangkan ke Tanah Suci per 17 Mei 2026 pukul 09.30 WIB. Rinciannya terdiri dari 35.782 jemaah, 383 petugas, 134 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 114 Pembimbing KBIHU.As'adul Anam menegaskan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari akomodasi hingga pemantauan kesehatan jemaah, terus diperketat demi memastikan keamanan fase keberangkatan ini."PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama," ujarnya.Hingga kloter ke-96, otoritas penerbangan mencatat tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) masih terjaga 100 persen tanpa adanya keterlambatan. Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Surabaya total merencanakan pemberangkatan 44.080 orang yang tersebar dalam 116 kloter.Lihat Juga :Menelusuri Al-Balad Jeddah: Saksi Bisu Perjuangan Haji Masa Lampau (frd/wis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260518112658-20-1359519/9-jemaah-haji-jatim-meninggal-dunia-di-tanah-suci
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Rumah Youtuber di Bone Dibobol Maling, Emas 500 Gram Raib
28 May 2026
Pemilik Hanania Travel Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Umrah
28 May 2026
Mulai Kunjungan di Paris, Prabowo Disambut di Istana Elysee
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'
28 May 2026
Eks Pimpinan KPK Buka Suara soal Kasus Korupsi IUP Bauksit di Kalbar