Timwas Haji DPR Terima Laporan Penumpukan Jemaah di Mekah
Jakarta, Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mulai menerima laporan awal mengenai adanya penumpukan jemaah haji di beberapa titik transportasi bus d...
Ia menegaskan hingga saat ini belum ada laporan gangguan besar terkait transportasi maupun penerbangan jemaah haji Indonesia. Namun pihaknya tidak ingin lengah karena tantangan terbesar biasanya muncul saat mobilisasi massal jemaah menuju Armuzna.Lihat Juga :Cegah Haji Ilegal, Timwas DPR Dorong Pengesahan Perpres Imigrasi
Berdasarkan pengalaman dua tahun lalu, ia menilai peristiwa tersebut bisa menjadi pelajaran penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini.Pada tahun lalu memang banyak jemaah terlambat diangkut dari Muzdalifah menuju Mina.Jemaah harus menunggu berjam-jam di tengah suhu ekstrem Arab Saudi karena angkutan telat mengantar mereka."Yang saya alami dua tahun yang lalu itu kan pada saat dari Muzdalifah kemudian untuk dibawa ke Mina itu ada yang sampai jam 11, jam 12 siang dalam kondisi cuaca terik," ungkapnya.Ia mengatakan kondisi tersebut sangat berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan.Oleh karena itu, Timwas DPR akan fokus mengawasi pola pengangkutan jemaah selama fase Armuzna, termasuk proses pemulangan jemaah setelah rangkaian ibadah selesai."Termasuk nanti pengangkutan jemaah haji pulangnya. Jangan sampai ada yang terlambat sampai 10 jam, 6 jam. Nah, ini kita harapkan tidak terjadi," tegasnya.Selain transportasi, Syarief juga menyoroti persoalan penginapan yang hingga kini masih menjadi masalah klasik penyelenggaraan haji Indonesia.Ia menyebut masih ditemukan kamar hotel yang diisi hingga enam orang."Masalah sekarang ini kan masih ada yang klasik ya, penginapan. Ada yang satu kamar masih enam orang. Nah, ini tentu harus kita lihat, kenapa sampai kondisi itu terjadi," katanya.Lihat Juga :Timwas DPR Minta Kemenhaj Siapkan Skema Darurat Puncak Haji di ArmuznaApalagi, ungkapnya, kepadatan kamar tidak hanya berdampak pada kenyamanan jemaah, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik mereka selama menjalankan ibadah di tengah suhu panas yang mencapai 40 derajat Celsius. Sebab itu, ia meminta pemerintah dan penyelenggara haji meningkatkan koordinasi layanan agar persoalan transportasi dan akomodasi bisa diantisipasi lebih cepat.Mengakhiri pernyataannya, ia juga mengimbau jemaah untuk disiplin mengikuti arahan petugas serta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci.Ia juga mengajak masyarakat Indonesia turut mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur"Kepada jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji sekarang, saya berharap ikuti segala petunjuk yang dikeluarkan oleh penyelenggara haji. Kemudian juga jaga kesehatan, karena memang sekarang ini cuacanya cukup panas, cukup tinggi ya, 40 derajat dan perbanyak minum," tandas SyariefLihat Juga :20 Tahun Nabung di Ember, Tangis Nenek Pencari Ubi Pecah Depan Ka'bah (agt)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260518142129-20-1359603/timwas-haji-dpr-terima-laporan-penumpukan-jemaah-di-mekah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Rumah Youtuber di Bone Dibobol Maling, Emas 500 Gram Raib
28 May 2026
Pemilik Hanania Travel Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Umrah
28 May 2026
Mulai Kunjungan di Paris, Prabowo Disambut di Istana Elysee
28 May 2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera
28 May 2026
Bahlil Disebut Hanya Ketawa-Tawa Dengar Lagu 'Mas Bahlil Ganteng'
28 May 2026
Eks Pimpinan KPK Buka Suara soal Kasus Korupsi IUP Bauksit di Kalbar