Ketua Viking dan Rektor ITB Bertemu Usai Ramai Kisruh di Medsos
Jakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara terkait adanya postingan yang menyebut bobotoh atau para pendukung klub Persib Bandung sebagai 'hama' viral di media sosial.Rek...
Dalam pertemuan yang digelar dengan perwakilan dari Bobotoh tersebut, ia menegaskan tidak ada keinginan untuk membenturkan antara keluarga besar ITB dengan suporter Persib Bandung.Lihat Juga :Himpunan Mahasiswa Tambang ITB Minta Maaf soal Lagu Erika
Ia juga mengaku tidak setuju dengan pernyataan yang diunggah oleh akun tersebut. Dirgantara menegaskan ITB memiliki aturan dan etika yang berlaku di lingkungan kampus."Kami sama sekali tidak membenarkan dan menyesalkan, bahkan mengutuk pernyataan-pernyataan yang sifatnya provokatif, menghasut, memecah belah gitu," jelasnya."Itu semua sebetulnya bukan ciri-ciri dari budaya akademik yang beradab. Kita ini adalah satu keluarga besar dan mari kita sama-sama membuat Kota Bandung ini kota yang aman, yang kondusif, yang kita saling jaga baik-baik, dan kita bisa hidup bersama dengan tenang, dengan senang," imbuhnya.Dalam kesempatan yang sama, Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar mengimbau masyarakat khususnya para Bobotoh untuk tidak lagi terprovokasi oleh postingan oknum yang tidak bertanggung jawab.Ia menegaskan bahwa banyak juga keluarga besar ITB yang juga menjadi bagian atau mendukung klub Persib Bandung itu sendiri."Ternyata Pak Rektor juga Bobotoh, Pak Wakil Rektor juga Bobotoh, Pak Dekan Bobotoh juga. Jadi kalau ada narasi yang menyebut bahwa ITB anti Bobotoh itu tidak benar," tuturnya.Lihat Juga :BEM se-UI hingga ITB Gelar Aksi Kecam Kekerasan Aparat di BandungDi sisi lain, ia juga menyambut baik sikap ITB yang berjanji akan menindak tegas pelaku yang menyebarkan narasi provokatif itu sesuai dengan aturan internal yang berlaku."Kami sama-sama sepakat bahwa tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dan Pak Rektor menyampaikan bahwa sebelum kita bertemu juga sudah akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan internal yang berlaku," jelasnya.Sebelumnya viral unggahan di akun media sosial ITBFess yang menyoroti vandalisme pada tugu masuk ITB usai konvoi Bobotoh pada 24 Mei 2026. Isu ini pertama kali ramai diperbincangkan usai akun @mengsans mengunggah rekaman layar.Konvoi digelar untuk merayakan Persib yang menjuarai Liga Indonesia tiga kali berturut-turut. Postingan tersebut kemudian berkembang hingga memicu nada provokatif yang menyebut Bobotoh sebagai "hama" dan melontarkan ujaran rasis.Akibatnya, reaksi dari Bobotoh pun bermunculan. Nama ITB ikut terseret dalam polemik lantaran akun menfess tersebut identik dengan lingkungan kampusNamun saat ini, akun tersebut sudah tidak bisa diakses. Bahkan, saat nama ITBFess dicari, hasil pencariannya justru mengarah ke portal terkait Persib Bandung.Lihat Juga :Mahasiswi ITB Kasus Meme Presiden Wajib Lapor Setiap Selasa dan Kamis (tfq/dal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260526123237-12-1362476/ketua-viking-dan-rektor-itb-bertemu-usai-ramai-kisruh-di-medsos
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi
27 May 2026
Kemenhaj: Armuzna Lancar, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina
27 May 2026
Wamensesneg: Sapi Kurban Presiden Bantuan Pemerintah ke Masyarakat