Temuan Awal Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon: Reaktor Pipa Pecah
Serang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten memaparkan dugaan penyebab ledakan di pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia (PT MCCI), Kota Cilegon, Banten, Senin (2...
Pipa pecah tersebut mengandung air yang bercampur bahan kimia. Hal ini diduga penyebab aroma menyengat di sekitar lokasi pabrik, hingga ada warga yang mengeluhkan sesak nafas.Bahan kimia itu biasa digunakan untuk pembuatan tekstil hingga botol plastik.
"Mengandung campuran air dan terephthalic acid, yaitu bahan baku purified terephthalic acid (PTA) yang umum digunakan sebagai bahan dasar tekstil, botol plastik, dan produk turunannya," terangnya.Lihat Juga :Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, 1 Pekerja Dilarikan ke PuskesmasDLHK Banten juga telah menurunkan tim untuk memantau kualitas udara dan lingkungan disekitar pabrik kimia PT MCCI, Kota Cilegon, Banten.Mereka bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi ledakan."DLHK Provinsi Banten turut melakukan koordinasi lapangan bersama dalam rangka penanganan kejadian dan pengamanan area terdampak," jelasnya.Ledakan di PT MCCI terjadi Senin (26/5) siang sekitar pukul 12.30 WIB, saat sebagian karyawan sedang beristirahat.Ledakan itu kemudian menimbulkan kepulan asap putih dan bau menyengat yang dihirup masyarakat sekitar perusahaan.Perusahaan kimia yang memproduksi Purified Terephthalic Acid (PTA) sebagai bahan baku industri tekstil dan poliester itu meminta maaf ke seluruh masyarakat terdampak.Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI), Dimas Saputro mengatakan pihak manajemen akan bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang menimpa masyarakat."Jadi kita memang harus bertanggung jawab kepada masyarakat," jelasnya. (ynd/gil)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260526140954-20-1362532/temuan-awal-ledakan-pabrik-kimia-di-cilegon-reaktor-pipa-pecah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi
27 May 2026
Kemenhaj: Armuzna Lancar, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina
27 May 2026
Wamensesneg: Sapi Kurban Presiden Bantuan Pemerintah ke Masyarakat