KPK Ungkap Dugaan Mantan Direktur Perkeretaapian Terima Gratifikasi
Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Harno Trimadi (HT) selaku mantan direktur Prasarana Perkeretaapian di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementeria...
Pada Selasa (26/5), Budi mengatakan KPK menduga sejumlah kepala Balai Kemenhub terlibat praktik gratifikasi sebagai pihak pemberi.Lihat Juga :KPK Usut Dugaan Pegawai Kementerian Perhubungan Terima Gratifikasi
Sementara itu, ketika ditanya apakah para kepala Balai Kemenhub tersebut dapat menjadi tersangka, karena diduga memberi gratifikasi, Budi menjelaskan KPK masih mendalami hal tersebut."Nanti kami lihat, ya, seperti apa,"ucapnyaSebelumnya, pada Senin (25/5) dan Selasa (26/5), KPK memanggil lima aparatur sipil negara (ASN), yang sempat atau sedang menjabat posisi kepala Balai Kemenhub, sebagai saksi atas kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.Para saksi tersebut terdiri atas Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara Ariyandi Ariyus, mantan kepala BPTDTipe C Ambon Herman Armanda, serta Kepala Bidang Prasarana BPTD Kelas I Jawa Barat Hanura Kelana Iriana.Ketiganya dipanggil sebagai saksi pada Senin (25/5), tetapi hanya Ariyandi Ariyus yang memenuhi panggilan KPK.Kemudian, pada Selasa (26/5), Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kemenhub Iman Sukandar dan Kepala BPTD Kelas II Jambi Benny Nurdin Yusuf dipanggil dan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus tersebut.Kasus itu terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah pada 11 April 2023.Lihat Juga :Periksa 6 Saksi, KPK Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar SadadBalai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah kini berganti nama menjadi Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang.KPK kemudian menetapkan 10 orang tersangka dan melakukan penahanan terhadap mereka terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan 21 tersangka dalam perkara tersebut, termasuk anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 Sudewodan Harno Trimadi. Selain itu, dua pihak swasta juga ditetapkan sebagai tersangka.Perkara dugaan korupsi tersebut mencakup proyek jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, serta proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatera.Dalam proyek tersebut, diduga terjadi pengaturan pemenang pelaksana proyek melalui rekayasa sejak proses administrasi hingga penentuan pemenang tender. (tim/mik)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260527112120-20-1362784/kpk-ungkap-dugaan-mantan-direktur-perkeretaapian-terima-gratifikasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi
27 May 2026
Kemenhaj: Armuzna Lancar, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina
27 May 2026
Wamensesneg: Sapi Kurban Presiden Bantuan Pemerintah ke Masyarakat