BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah Lewat BRImo
Jakarta, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kini menawarkan pilihan investasi syariah yang lebih mudah diakses. Hal ini terwujud setelah BRI resmi menjalin kerja sama den...
Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan investasi syariah bagi nasabah. Ia menyoroti perpaduan antara luasnya jaringan BRI dan pengalaman Syailendra Capital sebagai salah satu manajer investasi terkemuka dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia.
"Bagi BRI, kerja sama ini bukan hanya memperkuat ekosistem layanan *wealth management* kami, tetapi juga menegaskan posisi kami sebagai penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang," ujar Aris. Ia menambahkan, "Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami berharap dapat menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang kini semakin diminati masyarakat."
Sinergi ini secara khusus memudahkan masyarakat untuk mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital: Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF).
SSMMF adalah reksa dana pasar uang syariah yang menginvestasikan dananya pada instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah dengan jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun. Dengan profil risiko yang relatif rendah dan likuiditas tinggi, produk ini sangat cocok bagi investor pemula atau nasabah yang mencari instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Per 30 April 2026, SSMMF telah mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99 persen, dengan investasi minimum mulai dari Rp50 ribu.
Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi dengan peringkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif dengan strategi investasi pada sukuk korporasi minimal rating A, sehingga risiko kreditnya relatif lebih terjaga. Selain itu, komposisi portofolio SSFIF didominasi instrumen berdurasi relatif pendek, yang membuat kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga atau inflasi. Dengan karakteristik ini, SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang, namun tetap mengedepankan prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58 persen, dengan investasi minimum mulai dari Rp10 ribu.
BRI berharap kerja sama dengan Syailendra Capital ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah dan mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan luas BRI diharapkan mampu menyediakan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat. (rea/rir)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260528142925-25-1363119/bri-gandeng-syailendra-capital-hadirkan-investasi-syariah-lewat-brimo
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
4 Wisatawan Asal Semarang Ditemukan Tewas Saat Kemping di Temanggung
28 May 2026
Relawan Tegaskan Jokowi Blusukan Demi PSI, Bukan Gibran 2029
28 May 2026
Kedinginan di Tenda Mina, Jemaah Asal Blora Pilih Tidur di Luar
28 May 2026
Wamen Ribka Ungkap Tantangan Rekam KTP Jutaan OAP: Takut Dimata-matain
28 May 2026
Curi ATM Pelanggan Rp1,2 M, Terapis Spa Beli Emas-Booking Hotel Mewah
28 May 2026
Pemkab Serang Kurban 1.000 Ekor Kambing, Bagikan 9.163 Paket