Kenapa Motor Rossi hingga Marquez Milik Olimpian Disita FBI?
Kenapa Motor Rossi hingga Marquez Milik Olimpian Disita FBI? Jakarta, FBI menyita sekitar 50 motor milik mantan atlet Olimpiade, Ryan Wedding pada Senin (29/12). Dari motor
Jakarta, FBI menyita sekitar 50 motor milik mantan atlet Olimpiade, Ryan Wedding pada Senin (29/12). Dari motor-motor tersebut, terdapat sejumlah motor legendaris yang pernah dikendarai para juara dunia MotoGP, seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo. Mengapa koleksi motor-motor bernilai sejarah ini disita?
Penyitaan lebih dari 50 motor balap ini baru saja dilakukan oleh kepolisian Meksiko yang bekerja sama dengan FBI dan sejumlah lembaga penegak hukum internasional.
Dari motor-motor tersebut, terdapat sejumlah motor legendaris yang pernah dikendarai oleh para juara dunia MotoGP, seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo.
Rekap Drawing 16 Besar ACL 2: Ronaldo Cs Dapat Lawan Berat
FBI Sita 50 Motor MotoGP Rossi hingga Marquez Milik Olimpian
Media Italia: Sassuolo Bakal Cuan Gede Berkat Jay Idzes-Muharemovic
Penyitaan ini dilakukan dalam rangka penyelidikan terhadap Ryan James Wedding, mantan atlet seluncur salju asal Kanada yang kini menjadi buronan FBI.
Wedding, yang pernah tampil di Olimpiade Musim Dingin 2002, telah didakwa terlibat dalam operasi sebuah organisasi kriminal besar yang berfokus pada perdagangan narkotika.
Wedding tidak hanya terlibat dalam aktivitas penyelundupan narkoba, tetapi juga diduga melakukan pencucian uang, yang sebagian hasilnya diduga digunakan untuk membeli barang-barang mewah, termasuk motor MotoGP.
Dari hasil penyelidikan, otoritas menemukan bahwa koleksi motor yang dimiliki Wedding berjumlah lebih dari 50 unit dengan nilai yang diperkirakan mencapai 40 juta dolar AS (sekitar Rp 668 miliar).
Dikutip dari Carole Nash, Motor-motor ini bukan hanya bagian dari hobi pribadi Wedding, tetapi juga diduga menjadi salah satu alat dalam skema pencucian uang.
Sebagai barang-barang bernilai tinggi, sepeda motor MotoGP sering kali diperdagangkan di pasar barang koleksi dan memorabilia, dan sering digunakan untuk menyembunyikan asal-usul dana yang diperoleh secara ilegal.
Wedding juga dilaporkan bukan hanya terlibat dalam narkotika, tetapi juga terhubung dengan kelompok kriminal yang menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencapai tujuan mereka.
Wedding diduga ikut terlibat dalam beberapa kejahatan serius, termasuk pembunuhan seorang saksi federal, yang semakin memperburuk posisinya dalam kasus ini.
Penyitaan motor-motor ini juga terkait dengan upaya aparat hukum untuk menyita aset yang didapatkan dari kejahatan yang dia pimpin.
Selain itu, penyitaan ini bertujuan untuk menghentikan peredaran barang-barang koleksi berharga yang memiliki asal-usul yang meragukan. Motor-motor MotoGP yang ditemukan dalam koleksi Wedding bukan hanya sepeda motor biasa, tetapi juga memiliki nilai historis dan pasar yang besar di dunia memorabilia olahraga.
(rhr/rhr/abs)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Stadion Piala Dunia 2026 di AS Mulai Bersolek
28 May 2026
Daftar 2 Wakil Indonesia Lolos Perempat Final Singapore Open 2026
28 May 2026
Trump Pede Tiket Piala Dunia 2026 Jadi yang Terlaris Sepanjang Sejarah
28 May 2026
Hasil Singapore Open: Hajar Shi Yu Qi, Alwi Farhan ke Perempat Final
28 May 2026
Harga Mahal MU Usai Pecat Amorim Terkuak, Rp399,5 Miliar
28 May 2026
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20: Indonesia di Grup Berat