Ganda Malaysia Sering Dihajar Indonesia, Tuah Herry IP Disorot
Ganda Malaysia Sering Dihajar Indonesia, Tuah Herry IP Disorot Jakarta, Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP jadi sorotan karena atlet binaannya
Jakarta, Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP jadi sorotan karena atlet binaannya sering dikalahkan wakil Indonesia.Herry IP mulai menangani Malaysia sejak Februari 2025. Selepas hengkang dari pelatihan nasional (pelatnas) PBSI, pelatih 63 tahun itu menorehkan prestasi gemilang dengan sumbangan lima gelar.Kelima gelar itu diraih Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam Kejuaraan Asia, Thailand Open, dan Singapore Open. Kemudian dua gelar di Indonesia Masters dan Malaysia Masters oleh Man Wei Chong/Tee Kai Wun.
Resmi Bebas Transfer, Hilgers Menatap Kebangkitan di 2026Agen Ungkap Status Marselino di Jendela Transfer 2026Vietnam Geger Indikasi Curi Umur Pemain Terbaik 2022 dan 2024Namun, terutama di akhir tahun, ganda Malaysia kerap tumbang dari Indonesia. Sabar Karyaman Gutama/Mohamad Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri jadi momok."Pada pengujung musim lalu, pasangan [Malaysia] sering kalah dari ganda Indonesia, termasuk dari Sabar/Reza serta Fajar/Fikri," tulis media Malaysia, Harian Metro, Jumat (2/1).
"Ini jadi isyarat jelas bahwa lawan sudah tahu gaya permainan Malaysia serta taktik racikan Herry IP," tulis laporan tersebut, menganalisis pencapaian ganda putra Malaysia.Melihat situasi ini, atlet ganda putra Malaysia, Man Wei Chong memberi pendapatnya. Menurutnya, konsistensi Indonesia jadi kunci mampu menaklukkan wakil Negeri Jiran.
"Strategi mereka [Indonesia] hampir sama dengan kami, tapi mereka lebih konsisten dan itu yang menyebabkan kami sering kalah," katanya membela sentuhan sang pelatih.Saat ini, Wei Chong/Kai Wun masih unggul dari ganda putra Indonesia manapun dalam konteks peringkat dunia. Saat ini mereka berada di urutan kelima, di atas Fajar/Fikri.Melihat ancaman disalip oleh rival dari negeri tetangga, Man Wei Chong ingin fokus mendulang prestasi. Baginya goresan gelar juara akan otomatis mengerek peringkat dunia."Yang penting adalah prestasi. Kalau prestasi bagus, keputusan akan datang juga. Ranking itu cuma nomor," ucapnya soal kemungkinan digeser ganda putra Indonesia. (ikw/abs)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Jadwal 2 Wakil Indonesia di Perempat Final Singapore Open 2026
28 May 2026
Marquez Usai Lihat Video Insiden Catalunya: Untung Tak Nabrak Tembok
28 May 2026
Stadion Piala Dunia 2026 di AS Mulai Bersolek
28 May 2026
Daftar 2 Wakil Indonesia Lolos Perempat Final Singapore Open 2026
28 May 2026
Trump Pede Tiket Piala Dunia 2026 Jadi yang Terlaris Sepanjang Sejarah
28 May 2026
Hasil Singapore Open: Hajar Shi Yu Qi, Alwi Farhan ke Perempat Final