Amorim: Saya Datang ke MU untuk Jadi Manajer, Bukan Pelatih
Jakarta, Kejutan kembali muncul dari Old Trafford pasca Ruben Amorim mengecam para petinggi Manchester United se
Jakarta, Kejutan kembali muncul dari Old Trafford pasca Ruben Amorim mengecam para petinggi Manchester United serta menegaskan keinginannya untuk menjadi manajer alih-alih pelatih klub.Amorim menyatakan ingin dikenal lebih dari sekadar pelatih kepala seperti biasa. Ia datang ke MU untuk menjadi manajer penuh wewenang, bukan sekadar menjadi pelatih kepala yang tugasnya terbatas mengatur taktik dan latihan tim."Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United dan itu jelas," terang Amorim yang dilansir dari ESPN.
Ezra Walian di Media Resmi Ajax: Tak Menyesal Bela Timnas IndonesiaGuardiola Usai Man City Ditahan Chelsea: Mereka Bukan Tim AkademiLiam Rosenior Tiba di London, Segera Jadi Pelatih Chelsea?Pernyataan eksplosif itu mencuat pada konferensi pers usai laga imbang 1-1 MU melawan Leeds United di Elland Road pada laga Premier League akhir pekan lalu. Saat ditanya soal posisi dan haknya dalam struktur klub, Amorim tak ragu membedakan perannya.
Kata-kata yang dilontarkannya bukan sekadar retorika. Amorim yang telah direkrut dari Sporting Lisbon pada November 2024 dengan kontrak hingga Juni 2027 tampak frustasi dengan dinamika internal di United. Hal ini berkaitan terutama soal kebijakan transfer dan hubungan kerja dengan direktur sepak bola Jason Wilcox.Dalam pernyataannya, ia meminta setiap departemen di klub melakukan tugasnya dengan serius, sementara ia akan menjalankan kewajibannya sebagai manajer penuh otoritas. Ia dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan menyerah sampai ada yang menggantikannya."Saya akan melakukan pekerjaan saya selama 18 bulan ini dan kemudian kita akan mengamati hasilnya," ucap Amorim.
Lebih jauh, pelatih MU ini juga menyinggung tekanan eksternal klub, termasuk kritik yang muncul dari mantan pemain United yang kini menjadi komentator, seperti Gary Neville. Menurutnya, jika klub tak mampu menanggapi kritik tersebut, diperlukan adanya perubahan besar.Pernyataan yang tajam ini menimbulkan spekulasi soal hubungan Amorim dengan manajemen United, sekaligus membuka babak baru diskusi tentang seberapa besar kontrol yang harus dimiliki seorang pelatih atas aspek non-teknis seperti transfer pemain. (ade/jal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260105101032-142-1313569/amorim-saya-datang-ke-mu-untuk-jadi-manajer-bukan-pelatih
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Marquez Dipastikan Bisa Turun di FP1 MotoGP Italia 2026
28 May 2026
Momen Thom Haye dan Marselino Adu Skill Main PS
28 May 2026
Hasil Road to UFC: Kalah TKO Ronde 1, Yudi Gagal Promosi
28 May 2026
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26 dan FC Mobile
28 May 2026
Scaloni Sebut Cedera Messi Mengkhawatirkan, Bikin Cemas Fans Argentina
28 May 2026
Hasil Roland Garros 2026: Aldila/Janice Tersingkir di Babak Pertama