Reaksi Pelatih Usai Anak Asuhnya Pamer Tendangan Kungfu di Liga 4 DIY
Jakarta, Pelatih KAFI Jogja FC, Nopendi meminta maaf atas insiden pemainnya yang melakukan tendangan k
Jakarta, Pelatih KAFI Jogja FC, Nopendi meminta maaf atas insiden pemainnya yang melakukan tendangan kungfu terhadap pemain UAD FC Yogyakarta di Liga 4 Provinsi DIY bertajuk Piala Gubernur DIY musim 2025/2026."Saya sebagai pelatih meminta maaf terkait insiden tadi karena kita tidak menginginkan hal seperti ini terjadi," kata Nopendi saat dihubungi, Selasa (6/1) malam.Dalam pertandingan yang digelar di lapangan Sitimulyo, Bantul itu, pemain KAFI nomor punggung dua, yakni Dwi Aan mengangkat kaki terlalu tinggi hingga ke arah wajah pemain UAD, Amirul.
Pengamat: Piala AFF Trofi Wajib untuk Pembuktian Kualitas John HerdmanKata-kata Pelatih Vietnam setelah Bungkam Jordania di Piala Asia U-23Gelandang Sassuolo Semprot Performa Buruk Jay Idzes dkkAmirul pun langsung terjatuh dan memegangi kepalanya. Ia sempat mendapat perawatan dan dibawa keluar lapangan, sementara Dwi Aan oleh wasit dihadiahi kartu kuning. Insiden terjadi pada menit ke-73 saat anak-anak asuh Nopendi sedang unggul 1-0.Nopendi pun melihat insiden terjadi dalam situasi pertandingan yang berlangsung cepat. Selain itu, baginya, dinamika di lapangan tak selalu bisa dikendalikan sepenuhnya.
"Kalau pastinya situasinya pertandingan, saya lihat bolanya memang mantulnya tidak stabil. Tapi, di luar itu saya juga tidak tahu persis," kata Nopendi."Dari awal saya sudah tekankan untuk bermain fair play. Tapi di lapangan kita tidak tahu kondisi seperti apa. Yang jelas, sebagai pelatih saya juga merasa bersalah atas kejadian ini," sambungnya.Permintaan maaf ini Nopendi sampaikan mewakili pribadi maupun atas nama tim dan pemainnya. Dia mengaku sudah meminta maaf secara langsung via pesan pribadi serta berencana melakukan silaturahmi.Setelahnya, kata Nopendi, pihak manajemen klub yang melanjutkan komunikasi dengan keluarga pemain."Ini pembelajaran bagi kita semua. Situasi di lapangan tidak bisa dikontrol seratus persen. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pemain UAD, pelatih, manajemen, dan seluruh insan sepak bola Indonesia. Yang jelek tidak usah dicontoh, kita perbaiki ke depan agar lebih baik," pungkasnya.
Sementara itu, dari pihak Manager KAFI juga mengeluarkan pernyataan resmi menyangkut kejadian ini melalui akun Instagram resmi klub. Selain meminta maaf, mereka memastikan bahwa penggawanya sama sekali tak berniat mencederai pemain lawan."Perlu kami sampaikan pemain kami tidak ada niatan untuk sengaja mencederai lawan. Pemain kami melakukan kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC mas Amirul," tulis mereka. (kum/jal)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260107104659-142-1314408/reaksi-pelatih-usai-anak-asuhnya-pamer-tendangan-kungfu-di-liga-4-diy
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Bos Honda Team Asia: Sirkuit Mugello Favorit, Unik, dan Menantang
28 May 2026
Singgung John Herdman, Marselino Tegaskan Sudah Pulih 100 Persen
28 May 2026
Reaksi Alwi Farhan Usai Hajar Shi Yu Qi di Singapore Open 2026
28 May 2026
Harga Tiket Mahal, Laga Pra Piala Dunia Inggris Bisa Krisis Penonton
28 May 2026
Neymar Cedera, Absen di Laga Uji Coba Brasil Jelang Piala Dunia
28 May 2026
Marquez Dipastikan Bisa Turun di FP1 MotoGP Italia 2026