PSSI DIY Ungkap Alasan Pandis Sanksi Dwi Pilihanto Seumur Hidup
Jakarta, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY membeberkan alasan mengapa Dwi Pilihanto Nugroho disanksi laran...
Jakarta, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY membeberkan alasan mengapa Dwi Pilihanto Nugroho disanksi larangan bermain seumur hidup.Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendi Umar Senoadji, mengatakan tindakan Dwi dalam laga KAFI Jogya versus UAD Yogyakarta tergolong kategori serious foul play atau pelanggaran berat.Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI DIY menilai Dwi bersalah karena mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengarah ke muka pemain UAD FC, Amirul Muttaqin, dalam pertandingan itu.
Momen Prabowo Hitung Medali Martina Ayu saat Beri Bonus SEA GamesRaih Emas SEA Games, Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten TNI ALMartina Ayu Jadi Peraih Bonus Terbesar SEA Games 2025: Rp3,4 Miliar"Kami harus menjunjung tinggi putusan dari Pandis ini yang tidak serta merta kami putuskan, tapi banyak hal yang kami gali. Baik dari sisi laporan perangkat pertandingan, fakta data di lapangan.""Semuanya kami rangkum dan kami validasi dengan regulasi yang ada. Sehingga SK [Surat Keputusan] Pandis ini putusan yang harus kita hormati, kita hargai," kata Dwi, Kamis (8/1).
Laga Liga 4 DIY yang mempertemukan KAFI kontra UAD di Lapangan Sitimulyo, Bantul, Selasa (6/1), berjalan keras. Kedua tim sampai mendapat dua kartu merah."Laporan dari pengawas pertandingan, menyampaikan pertandingan berjalan dengan intensitas yang tinggi dan ada beberapa kejadian yang dicatat," kata Wendi."Penjelasan dari Dwi Pilihanto, kemarin juga sempat kami investigasi, mas Dwi Pilihanto juga menyatakan bahwa laga tersebut tensinya sangat tinggi," bebernya menjelaskan.
Ini merupakan laga penentuan bagi kedua tim untuk melangkah ke partai final Liga 4 DIY. Pertandingan final akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (18/1).Terlepas dari itu, Dwi dinilai sebagai pemain yang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi. Ia merupakan kapten tim dan nihil laporan permainan keras dalam karier sepak bolanya."Sebenarnya anak ini memiliki leadership yang luar biasa karena dia kapten, dan dia tidak ada riwayat sering kena kartu merah atau sering melakukan pelanggaran. Tidak," ucap Wendi.Kendati begitu, riwayat Dwi tidak bis membantunya selamat dari sanksi. Pandis PSSI tidak bisa mengabaikan fakta berdasarkan laporan pertandingan terakhir.Asprov PSSI menyayangkan talenta DIY harus mengakhiri karier dengan cara seperti ini. Namun, kata Wendi, keputusan ini dipastikan diambil untuk kemaslahatan lebih luas.[Gambas:Video CNN] (abs/kum/rhr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260108193703-142-1315067/pssi-diy-ungkap-alasan-pandis-sanksi-dwi-pilihanto-seumur-hidup
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Daftar Pemain Absen di Final Liga Champions: 2 Bintang Diragukan
29 May 2026
Bos Honda Team Asia: Sirkuit Mugello Favorit, Unik, dan Menantang
28 May 2026
Singgung John Herdman, Marselino Tegaskan Sudah Pulih 100 Persen
28 May 2026
Reaksi Alwi Farhan Usai Hajar Shi Yu Qi di Singapore Open 2026
28 May 2026
Harga Tiket Mahal, Laga Pra Piala Dunia Inggris Bisa Krisis Penonton
28 May 2026
Neymar Cedera, Absen di Laga Uji Coba Brasil Jelang Piala Dunia