Olahraga 23 Jan 2026 6 views

Dalam 17 Hari 3 Pemain Liga 4 Disanksi Seumur Hidup

Jakarta, Sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup terus dijatuhkan kepada pemain Liga 4. Dalam waktu 17 hari, sudah ada tiga pemain yang menerima sanksi berat ini. Ketiga p...

Dalam 17 Hari 3 Pemain Liga 4 Disanksi Seumur Hidup
Jakarta, Sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup terus dijatuhkan kepada pemain Liga 4. Dalam waktu 17 hari, sudah ada tiga pemain yang menerima sanksi berat ini.

Ketiga pemain yang disanksi seumur hidup adalah Muhammad Hilmi Gimnastiar (Putra Jaya Pasuruan), Dwi Pilihanto (KAFI FC), dan Raihan Alfariq (PSIR Rembang). Hukuman ini diberikan karena aksi berbahaya yang mereka lakukan dalam pertandingan.

Hukuman pertama datang dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI Asprov Jawa Timur pada 6 Januari 2026. Komdis PSSI Asprov Jatim melarang Muhammad Hilmi Gimnastiar beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup. Hilmi, pemain Putra Jaya Pasuruan, menendang dada Firman Nugraha Ardhiansyah dari Perseta 1970 Tulungagung pada laga babak 32 besar Grup CC Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, 5 Januari lalu.

Sehari kemudian, Panitia Disiplin PSSI Asprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis keputusan serupa. Pandis PSSI Asprov DIY menghukum Dwi Pilihanto dengan larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup. Dwi, pemain KAFI FC, menendang muka pemain UAD FC pada laga Liga 4 DIY, 6 Januari.

Terbaru, Raihan Alfariq juga dijatuhi sanksi serupa. Kiper PSIR Rembang ini dilarang bermain seumur hidup karena melakukan tendangan kungfu ke pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas, dalam pertandingan Liga 4 Jawa Tengah. Selain sanksi larangan bermain seumur hidup, Raihan juga didenda sebesar Rp5 juta akibat pelanggaran berbahaya tersebut.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260123134654-142-1320206/dalam-17-hari-3-pemain-liga-4-disanksi-seumur-hidup
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.