Olahraga 02 Feb 2026 6 views

Tim Badminton Indonesia dan Keyakinan yang Berembus Pelan di Thailand

Judul: Tim Badminton Indonesia dan Keyakinan yang Berembus Pelan di Thailand Jakarta, Tim Badminton Indonesia berhasil merebut empat gelar di Thailand Masters. Thailand Masters bu...

Tim Badminton Indonesia dan Keyakinan yang Berembus Pelan di Thailand
Judul: Tim Badminton Indonesia dan Keyakinan yang Berembus Pelan di Thailand

Jakarta, Tim Badminton Indonesia berhasil merebut empat gelar di Thailand Masters. Thailand Masters bukan turnamen papan atas tetapi sukses kecil ini tak pelak mengembuskan sebuah keyakinan.Indonesia sukses mengakhiri babak final Thailand Masters dengan empat gelar di tangan. Hanya nomor tunggal putri yang tak berhasil dimenangkan oleh pebulutangkis Indonesia.Namun untuk empat nomor lainnya, pebulutangkis Indonesia berjaya. Bahkan dua di antaranya yaitu ganda putra dan ganda campuran bisa menciptakan All Indonesian Final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiKata-kata Eng Hian Usai Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand MastersEng Hian Soroti Laga Antiklimaks Raymond/Joaquin di Final BeruntunMain Cuma Seminggu Sekali, MU Bisa Juara Liga InggrisAmallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan Moh Zaki Ubaidillah berhasil berdiri di podium tertinggi. Tim Badminton Indonesia meninggalkan Thailand dengan penuh kebanggaan, sesuatu yang level bahagianya sepertinya sudah lama tidak dirasakan.Kemenangan di Thailand adalah pembuktian-pembuktian dari masing-masing orang. Mereka yang juara adalah mereka yang baru saja memberikan jawaban.
Tiwi/Fadia berhasil jadi juara dan memberi penegasan bahwa mereka cocok jadi pasangan, setelah setahun terakhir bergonta-ganti pasangan.
Tahun 2025 jadi tahun yang berat bagi Tiwi, Fadia, dan pemain ganda putri lainnya. Tiwi dan Fadia terlihat cocok dan serasi di lapangan, seolah siap mengejar ketinggalan dari ganda-ganda Indonesia lainnya yang lebih dulu dipatenkan sebagai pasangan.Leo/Bagas juga hadir memberikan pernyataan bahwa mereka masih bisa diandalkan. Setelah 1,5 tahun tanpa juara dan hanya sekali menembus babak perempat final dalam 12 turnamen sejak Singapore Open 2025, Leo/Bagas membuktikan bahwa mereka masih berbahaya.Di tengah tekanan dan kemungkinan dirombak, Leo/Bagas justru. bisa menghadirkan level permainan terbaik. Mereka membuktikan bahwa status unggulan pertama dan kewajiban juara di Thailand bisa mereka tuntaskan.Adnan/Indah berhasil jadi juara di Thailand Masters. (Ansip PBSI)Adnan/Indah juga jadi pemain Indonesia yang menyuguhkan potensi dan kualitas dalam diri mereka. Setelah seringkali hanya jadi penghias draw di turnamen Super 300 ke atas, Adnan/Indah akhirnya bisa mencicipi nikmatnya berdiri di podium tertinggi.Adnan/Indah menampilkan potret usaha tak kenal lelah. Saat hasil buruk terus-menerus datang, mereka akhirnya bisa merayakan kemenangan.Sedangkan di nomor tunggal putra, sedikit berbeda dengan tiga wakil lainnya, Ubed menyuguhkan harapan. Harapan bahwa Indonesia punya tunggal muda yang mempesona.Ubed tampil penuh percaya diri, seolah mengabaikan tekanan besar karena harus melawan pemain tuan rumah yang banjir dukungan. Ubed menghadirkan kematangan meski usianya masih belasan.[Gambas:Video CNN]
Thailand Masters 2026 masuk kategori turnamen Super 300. Dari segi ukuran, jelas turnamen ini ada di bawah level Super 1000, Super 750, dan Super 500.Belum lagi bila berbicara soal BWF World Tour Finals atau Kejuaraan Dunia dan Olimpiade yang ada di atas kategori turnamen BWF Tour tersebut.Sebagai gambaran, turnamen Super 300 secara umum tidak akan diikuti oleh banyak pebulutangkis papan atas. Hal itu lantaran mereka memilih beristirahat atau tidak masuk dalam agenda mereka lantaran jumlah poin yang diperebutkan tidak berdampak signifikan pada mereka.Pilihan RedaksiPresiden Inter Puji Emil Audero yang Terkena Lemparan FlareJadwal Indonesia vs Vietnam: Kapan, Jam Berapa, Tayang di Mana?Ranking WTA: Janice Tjen Naik 12 Peringkat, Tembus Posisi 47Karena itu, keberhasilan merebut empat gelar di Thailand ini tidak lantas menggaransi Indonesia bakal kembali panen gelar di All England. Ada banyak pemain papan atas yang bakal ikut serta dan persaingan jelas makin merata.Namun kemenangan di Thailand Masters ini juga tak lantas sama sekali kehilangan makna. Justru empat gelar di Thailand adalah tanda bahwa ada keyakinan yang mulai bisa dirasakan meski masih berembus pelan.Setelah tanpa medali emas di Olimpiade Paris 2024, bulu tangkis Indonesia menjalani tahun transisi dengan fokus utama regenerasi di 2025. Musim ini PBSI mulai mencanangkan sejumlah target tinggi sebelum akhirnya pertarungan memasuki mode semakin serius di tahun depan ketika Kualifikasi Olimpiade datang.Leo/Bagas bisa membuktikan diri mereka masih layak untuk dipertahankan sebagia pasangan. ( Arsip PBSI)Karena itu, empat gelar di Thailand dan total lima gelar di empat turnamen awal 2026, jelas lebih bagus dibanding satu gelar dari empat turnamen awal di 2025. Kemenangan besar di Thailand adalah hal-hal yang menyenangkan dalam sebuah perjalanan panjang.Perjuangan untuk mengembalikan nama besar Indonesia memang masih panjang. Tetapi panen gelar di turnamen kategori Super 300 yang memang selayaknya dimenangkan adalah sebuah simbol bahwa ada hal-hal baik yang terjadi di masa transisi ini.[Gambas:Video CNN]
Hal-hal yang Menyenangkan di Perjalanan Panjang

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260202132703-170-1323660/tim-badminton-indonesia-dan-keyakinan-yang-berembus-pelan-di-thailand
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.