Janice Tjen Jumpa Veteran dan Bisa Hadapi Iga Swiatek di Qatar Open
Janice Tjen, petenis tunggal putri nomor satu Indonesia, akan berkompetisi di Qatar Open 2026. Setelah menyelesaikan pertandingan di Abu Dhabi Open, Janice langsung bertolak dari U...
Pada babak pertama Qatar Open 2026, Janice akan berhadapan dengan Sorana Cirstea, petenis veteran berusia 35 tahun dari Rumania. Cirstea pernah mencapai peringkat terbaiknya, yaitu peringkat 21 dunia, 13 tahun lalu. Pertandingan antara Janice dan Cirstea dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 Februari.
Jika Janice berhasil mengalahkan Cirstea, ia akan bertemu dengan Iga Swiatek, petenis nomor dua dunia saat ini. Swiatek, yang mendapatkan *bye* di babak pertama, adalah langganan juara di Qatar Open, setelah meraih gelar pada tahun 2022, 2023, dan 2024.
Selain Swiatek, beberapa petenis top tunggal putri lainnya yang juga akan berpartisipasi dalam Qatar Open tahun ini termasuk Elena Rybakina, Amanda Anisimova, dan Coco Gauff.
Qatar Open 2026 menjadi turnamen level WTA 1000 pertama bagi Janice tahun ini. Sebelumnya, ia mengikuti Abu Dhabi Open 2026 yang merupakan turnamen level WTA 500. Pada awal tahun ini, Janice juga tampil di dua turnamen level WTA 250, yaitu ASB Classic di Selandia Baru dan Hobart International di Australia, sebelum berlaga di Australia Open 2026, sebuah kejuaraan Grand Slam. Berbeda dengan empat turnamen sebelumnya, Janice kali ini tidak akan tampil di sektor ganda.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260207151645-170-1325740/janice-tjen-jumpa-veteran-dan-bisa-hadapi-iga-swiatek-di-qatar-open
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Coret Thailand dan Vietnam, 2 Klub Korea Pilih Latihan di Bali
13 Feb 2026
John Herdman Bisa Lihat Elkan Baggott di Piala FA Dini Hari Nanti?
13 Feb 2026
Viral Assist Jarak Jauh Kiper PSIM di Super League
13 Feb 2026
Pengamat: Presiden FAM Harus Siap Banjir Kritik
13 Feb 2026
Viral Wasit Diserang dan Rusuh di Laga Liga 4 PSIR vs Persak
13 Feb 2026
Persib Pantang Mundur setelah Hancur di Thailand: Kami Kuat di Kandang