Olahraga 09 Feb 2026 4 views

Kok Bisa, Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari China?

Judul: Kok Bisa, Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari China? Jakarta, Kekalahan 0-7 Timnas Indonesia U-17 dalam laga uji coba internasional melawan China menimbulkan banyak pertan...

Kok Bisa, Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari China?
Judul: Kok Bisa, Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari China?

Jakarta, Kekalahan 0-7 Timnas Indonesia U-17 dalam laga uji coba internasional melawan China menimbulkan banyak pertanyaan kritis.Mengapa gawang tim yang ditangani Nova Arianto ini begitu mudah dibobol China? Apakah kualitas pemain Indonesia periode ini memang tak sebagus era sebelumnya?Faktanya, skuad Indonesia U-17 baru dipanggil ke Indonesia U-17 belum sepekan. Mierza Firjatullah dan kawan-kawan baru dipanggil ke Garuda Muda pada 4 Februari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiKata-kata Pelatih Persija usai Dipermalukan Arema di GBKKata-kata Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari ChinaPSSI Didenda Rp235 Juta usai Langgar 4 Pasal AFC Futsal 2026Dengan kata lain persiapan untuk pertandingan melawan China nyaris hanya tiga hari. Dengan waktu sependek itu, tidak seperti pemain senior, chemistry belum terjalin dengan baik.Namun, soal chemistry ini, seperti ada persoalan yang salah ditangani. Pasalnya sebagian besar pemain yang dipanggil bermain di Garuda United dalam Elite Pro Academy U-20.
Pemain-pemain tersebut telah bermain bersama sejak September 2025. Karena itu Nova merasa seharusnya persoalan kekompakan permainan tidak menjadi kendala."Secara chemistry seharusnya mereka sudah terbangun ya karena sudah bekerja selama lima bulan dan tampil di EPA," kata dalam jumpa pers setelah pertandingan.
Yang pasti, intensitas permainan dalam EPA dan uji coba melawan China, pasti berbeda. Kualitas lawan yang dihadapi juga berbeda. Karena itu uji coba ini dianggap sangat baik.Terlepas dari itu, ini adalah tantangan besar bagi Kurniawan Dwi Yulianto. Saat ini Kurniawan mendampingi Nova, tetapi setelah uji coba melawan China akan ditetapkan jadi pelatih kepala.Setelah penetapan itu, Kurniawan harus mencari bakat dan potensi pemain lainnya. Kurniawan tidak boleh puas dengan jumlah pemain seleksi yang ada. Harus ada sosok baru yang didapat.Atas dasar ini pula kekalahan 0-7 dari China tak berlebihan. Dengan persiapan singkat dan pelatih kepala belum definitif, juga masih seleksi pemain, melawan China sepertinya terlalu dini.[Gambas:Video CNN] (abs/nva)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260209155223-142-1326250/kok-bisa-timnas-indonesia-u-17-kalah-0-7-dari-china
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.