Olahraga 19 Feb 2026 10 views

Pelatih Ratchaburi Ungkap Penyebab Kekalahan dari Persib

Pelatih Ratchaburi, Worrawoot Srimaka, mengungkapkan bahwa jadwal pertandingan yang padat menjadi penyebab timnya kalah 0-1 dari Persib Bandung pada leg kedua babak 16 besar AFC Ch...

Pelatih Ratchaburi Ungkap Penyebab Kekalahan dari Persib
Pelatih Ratchaburi, Worrawoot Srimaka, mengungkapkan bahwa jadwal pertandingan yang padat menjadi penyebab timnya kalah 0-1 dari Persib Bandung pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari.

Meskipun kalah di leg kedua, Ratchaburi tetap melaju ke babak berikutnya karena unggul agregat 3-1, setelah sebelumnya menang 3-0 di leg pertama. Worrawoot menjelaskan bahwa kondisi fisik pemainnya tidak optimal akibat jadwal yang padat, sehingga mereka tidak bisa menampilkan performa terbaik seperti di leg pertama.

"Meskipun kami kalah, kami tetap bisa menerima hasilnya. Kami tidak bisa bermain seperti di leg pertama karena jadwal kami sangat padat. Kami baru bermain 3-4 hari sebelum terbang ke sini. Secara fisik, kondisi pemain tidak seperti di pertandingan pertama. Itulah mengapa permainan kami hari ini sedikit lebih lambat," ujar Worrawoot.

Worrawoot menekankan bahwa tujuan utama timnya adalah lolos ke babak berikutnya, dan tujuan tersebut berhasil mereka capai. "Tujuan kami datang ke sini adalah menjaga hasil dan memastikan lolos ke babak berikutnya," tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, Persib unggul 1-0 melalui gol Andrew Jung di menit ke-40. Namun, Persib harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama setelah Uilliam diganjar kartu merah. Persib yang membutuhkan dua gol tambahan untuk memaksakan perpanjangan waktu tidak mampu mencetak gol lagi, sehingga harus tersingkir dengan agregat 1-3.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20260219142223-142-1329664/pelatih-ratchaburi-ungkap-penyebab-kekalahan-dari-persib
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.